Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2024-02-22

Para petani bersekongkol sejak pengajuan proyek dengan tujuan menerima subsidi secara curang
Pegawai negeri penanggung jawab, karena masa proyek mepet, menandai penyelidikan menyeluruh selesai setelah memeriksa sebagian lokasi usaha
Meski telah menjalankan administrasi proaktif tetap dilimpahkan ke Kejaksaan Korea Selatan…terancam pemberhentian dan sanksi disiplin, namun memperoleh penetapan penangguhan penuntutan
Dalam proses sebuah pemerintah daerah menjalankan proyek dukungan untuk mendorong produksi tanaman para petani, terungkap fakta bahwa warga menipu pegawai negeri penanggung jawab dan menerima subsidi secara curang.
Meski telah menjalankan administrasi proaktif demi manfaat bagi warga kabupaten, akibat perbuatan curang para petani, pegawai negeri penanggung jawab yang tak bersalah justru dirugikan, antara lain dengan dilimpahkannya perkara ke Kejaksaan Korea Selatan.
Menurut perkara ini, seiring lolosnya proyek dukungan subsidi, sebuah kelompok yang dibentuk secara sukarela oleh seluruh petani yang membudidayakan tanaman tertentu ditetapkan sebagai penerima subsidi.
Setelah itu, atas permintaan warga dilakukan perubahan proyek sehingga sasaran dan cara pembayaran diubah, dan penerima subsidi diubah dari kelompok petani menjadi lokasi usaha perorangan.
Pegawai negeri penanggung jawab proyek dukungan tersebut, A, berada dalam posisi harus menyeleksi kelayakan pembayaran subsidi terhadap banyak lokasi usaha perorangan dalam keadaan pelaksanaan yang mepet dalam masa proyek.
Karena waktu untuk melakukan verifikasi lapangan tidak cukup, ia menyelidiki sebagian lokasi usaha yang dipilih secara acak, dan bahkan untuk kasus yang tak sempat dikunjungi, ia mengkaji data seperti album foto lalu menilai tidak ada masalah dan menjalankan pembayaran subsidi.
Namun, terbukti bahwa sebagian lokasi usaha yang tak dikunjungi menerima subsidi dengan cara yang curang.
Khususnya, terungkap bahwa para petani yang menjadi masalah langsung akibat pengajuan palsu bahkan sempat mengajukan diri sebagai penerima subsidi awal, sehingga terungkap bahwa mereka bersekongkol melakukan kejahatan terorganisasi sejak tahap pengajuan.
Para petani yang bersekongkol melakukan kejahatan bersama menipu A beserta pusat teknologi pertanian pemerintah daerah dan mengajukan permohonan palsu dengan tujuan menerima subsidi secara curang.
Namun, pihak kepolisian menilai A mengetahui hal itu tetapi turut serta dalam penerimaan subsidi curang para petani, sehingga melimpahkan perkara ke Kejaksaan Korea Selatan atas dugaan tindak pidana pembuatan dokumen resmi palsu, dan lainnya.
A, atas dugaan tindak pidana pembuatan dokumen resmi palsu dan lainnya, apabila memperoleh putusan penangguhan pelaksanaan pidana berpotensi menjadi alasan pemberhentian, dan apabila dijatuhi pidana denda berpotensi tinggi menjadi objek sanksi disiplin serta menimbulkan kerugian pada kenaikan pangkat seumur hidup.
Untungnya, kuasa hukum A membuktikan fakta di atas bersama dengan bahwa perkara ini timbul akibat kesengajaan para petani yang mengikuti proyek, dan bahwa tidak ada suap maupun permintaan tak sah apa pun.
Sebagai hasil pengungkapan ada tidaknya fakta permintaan tak sah atau penyuapan, serta ada tidaknya pengetahuan atas penerimaan subsidi curang, untungnya perkara diakhiri sebelum persidangan dengan penetapan penangguhan penuntutan.
Firma Hukum Daeryun (Perseroan Terbatas) yang menangani perkara tersebut menjelaskan, “Secara kaidah hukum, kesengajaan A dalam tindak pidana pembuatan dokumen resmi palsu dan lainnya dinegasikan. Sebab, hakikat perkara ini bermula dari kejahatan tiap lokasi usaha yang menipu A dan menerima subsidi secara curang,” dan “ini merupakan hasil penekanan bahwa mustahil mengungkap seluruh perbuatan curang dalam situasi objektif, dan bahwa pelaksanaan proyek berbentuk semacam ini adalah yang pertama.”
[Baca artikel selengkapnya] - Warga bersekongkol menerima subsidi secara curang… pegawai negeri yang tak bersalah nyaris dihukum atas tindak pidana pembuatan dokumen resmi palsu
Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat