Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2024-07-26

- Kerugian konsumen dan penjual beruntun akibat krisis tidak dibayarkannya dana penjualan Tmon dan WeMakePrice
- Pertanyaan terkait gugatan melonjak…akuntan, konsultan pajak, hingga konsultan ketenagakerjaan bergabung dalam TF
Di tengah meluasnya krisis tidak dibayarkannya dana penjualan Tmon dan WeMakePrice yang membuat kerugian konsumen dan perusahaan penjual membesar, Firma Hukum Daeryun (Perseroan Terbatas) pada tanggal 25 menyatakan akan mengumpulkan para korban terkait dan mengajukan gugatan kelompok.
Tmon dan WeMakePrice, anak usaha perusahaan perdagangan elektronik Singapura Qoo10, terlilit kontroversi karena tidak membayarkan dana produk yang terjual pada Mei lalu. Kepastian pembayaran dana penjualan Juni–Juli pun tidak jelas sehingga kerugian perusahaan penjual membengkak bagaikan bola salju.
Nyatanya, banyak tulisan bernada khawatir bermunculan di komunitas pelaku usaha kecil dan sejenisnya, dengan isi seperti 'saya membatalkan semua pesanan yang masuk' dan 'saya cemas karena dana yang belum dibayarkan saja mencapai puluhan juta won'. Sebagian penjual pun tampak bersiap menghadapi krisis yang berkepanjangan, seperti merekrut korban yang akan ikut serta dalam gugatan kelompok.
Seiring sebagian perusahaan penjual yang terbentur kesulitan dana membatalkan penjualan produk, kerugian konsumen pun membesar. Terutama kerugian konsumen yang memesan produk perjalanan sangat parah, karena agen perjalanan yang tidak menerima dana mengedepankan kebijakan pembatalan pembayaran sebelumnya dan pembayaran ulang melalui perusahaan mereka sendiri, sehingga beruntun terjadi kasus konsumen harus membatalkan perjalanan.
Bagi konsumen, ketika 50 orang atau lebih mengalami kerugian serupa, mereka dapat menempuh prosedur mediasi sengketa kolektif. Namun, kemungkinan mediasi tidak tercapai cukup tinggi, dan meskipun rancangan mediasi dihasilkan, hal itu hanya sebatas 'anjuran' sehingga apabila perusahaan tidak memenuhinya, harus ditempuh prosedur hukum tersendiri seperti gugatan ganti rugi.
Saat ini, menurut Firma Hukum Daeryun (Perseroan Terbatas), pertanyaan gugatan dari para korban yang nilai kerugiannya mencapai ratusan juta won terus berdatangan.
Menanggapi hal itu, Firma Hukum Daeryun (Perseroan Terbatas) menyatakan bahwa setelah memahami bahwa pertanyaan seputar krisis Tmon dan WeMakePrice terus berdatangan tanpa membedakan konsumen dan penjual, pihaknya membentuk TF gugatan kelompok dan mulai menyusun strategi penanganan yang cepat.
Terlebih, dengan mempertimbangkan hingga kemungkinan kepailitan perusahaan, para ahli internal seperti akuntan, konsultan pajak, dan konsultan ketenagakerjaan pun bergabung dalam TF.
Won Hyeong-il, Kepala Grup Hukum Korporasi Firma Hukum Daeryun (Perseroan Terbatas), menyatakan, "Dapat diajukan gugatan ganti rugi atas wanprestasi, gugatan pengembalian pengayaan tanpa hak, dan sebagainya," serta, "Karena skala dan tingkat kerugiannya serius, kami akan membantu agar konsumen dapat memperoleh ganti rugi yang layak melalui gugatan kelompok."
Ia juga menambahkan, "Apabila krisis penundaan pembayaran tidak segera terselesaikan, dikhawatirkan terjadi kepailitan beruntun para penjual kecil dan menengah," serta, "Untuk mengantisipasi situasi terburuk, kami akan menyiapkan gugatan sambil bekerja sama dengan para ahli dari berbagai bidang seperti akuntan, konsultan pajak, dan konsultan ketenagakerjaan."
Pengajuan gugatan kelompok dapat dilakukan melalui halaman pemesanan konsultasi di laman resmi Firma Hukum Daeryun (Perseroan Terbatas).
Sementara itu, Firma Hukum Daeryun (Perseroan Terbatas) mempermasalahkan kebijakan pengembalian dana platform penginapan yang tidak adil dan saat ini tengah mengupayakan gugatan kelompok terhadap 'Yanolja', platform penginapan ternama dalam negeri.
Firma Hukum Daeryun (Perseroan Terbatas) menyatakan, "Karena gugatan terkait Tmon dan WeMakePrice maupun Yanolja sama-sama merupakan perkara dengan dampak sosial yang besar, kami berencana membentuk TF yang terdiri atas pengacara spesialis berpengalaman di bidang terkait untuk membantu para korban."
Edaily - "Gugatan kelompok korban TMEF diupayakan" Firma Hukum Daeryun membentuk TF (kunjungi)
Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat