Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2025-04-29

Di tengah meluasnya insiden kebocoran data pribadi SK Telecom (SKT) yang memperbesar kerugian para pelanggan, Firma Hukum Daeryun pada tanggal 29 mengumumkan bahwa pihaknya akan menghimpun para korban dan melancarkan gugatan kelompok.
Pada tanggal 19 lalu, SK Telecom menemukan indikasi bahwa sebagian informasi USIM pelanggan SKT bocor akibat serangan kode berbahaya (malware) oleh peretas.
Menanggapi hal ini, SK Telecom menyatakan akan mengganti USIM seluruh 23 juta pelanggannya secara gratis, tetapi karena jumlah pihak yang menjadi sasaran penggantian mencapai 25 juta orang, termasuk 1,87 juta pelanggan MVNO (ponsel hemat), diperkirakan akan terjadi kekacauan akibat kekurangan stok.
Khususnya, terkonfirmasi bahwa dalam proses penanganannya, SK Telecom melaporkan kerugian melewati batas waktu yang ditetapkan undang-undang meskipun telah mengetahui indikasi peretasan USIM, dan pada saat pelaporan menolak seluruh dukungan teknis seperti layanan dukungan kerugian dan dukungan tindak lanjut dari lembaga pemerintah, sehingga dampaknya diperkirakan akan semakin besar.
Menanggapi hal ini, Daeryun membentuk gugus tugas (TF) khusus 'Kebocoran Data Pribadi SKT' dengan menempatkan pengacara ahli di bidang perlindungan data pribadi dan TI sebagai porosnya, lalu melancarkan penanganan.
TF menangani seluruh prosedur hukum untuk tuntutan ganti rugi kolektif akibat kebocoran data pribadi serta pemulihan kerugian.
Daeryun menyatakan akan mengajukan laporan pengaduan ke kantor polisi yang berwenang atas kantor pusat terhadap SK Telecom dengan tuduhan menghalangi pelaksanaan tugas publik dengan tipu daya dan sebagainya. Hal ini bertujuan untuk menuntut tanggung jawab yang jelas terkait insiden kebocoran ini dan mengungkap duduk perkara sesungguhnya.
Sebagai tambahan, Daeryun berencana juga mengerahkan ahli dari Pusat Forensik Digital ke dalam TF untuk melakukan penyelidikan demi memastikan kerugian secara akurat. Penyusunan analisis dan rencana penanganan untuk membuktikan kerugian langsung maupun tidak langsung korban telah diselesaikan. Ke depan, khusus bagi pendaftar, pihaknya berencana menerima riwayat penerbitan USIM, informasi perangkat, dan data dasar terkait komunikasi, lalu bila ditemukan indikasi anomali akan melakukan analisis mendalam tambahan untuk mendukung pembuktian kerugian.
Pendaftaran partisipasi gugatan kelompok kebocoran data pribadi SKT dapat dilakukan melalui situs web Firma Hukum Daeryun.
Kim Kuk-il, Direktur Pengelola Umum Daeryun, menyatakan, "Saat ini pertanyaan dari pelanggan terus berdatangan. Dalam kondisi data pribadi sudah dicuri, sulit memprediksi kerugian apa yang akan timbul, sehingga skala kerugian tampaknya akan semakin membesar," seraya menambahkan, "sekalipun kerugian terjadi, pihak korban harus membuktikan sendiri bahwa kerugian itu disebabkan oleh SKT, dan diperkirakan prosedur kompensasi baru dimungkinkan setelah melalui seluruh proses tersebut."
Ia menambahkan, "Melalui gugatan kelompok, kami akan mendukung sekuat tenaga agar para korban dapat memperoleh kompensasi yang layak, sekaligus menuntut tanggung jawab yang jelas dari SK Telecom."
Sementara itu, Daeryun selama ini telah menjalankan gugatan kelompok di pihak para korban seperti kasus TMON·WeMakePrice dan Gallery K.
Jeon Yong-mo, wartawan Lawissue (sisalaw@lawissue.co.kr)
[Baca artikel selengkapnya]
Lawissue - Firma Hukum Daeryun, merekrut peserta 'gugatan kelompok kebocoran data pribadi SKT' (kunjungi)
KBC Gwangju Broadcasting - "Mending pindah saja"..akibat kekhawatiran peretasan, 70.000 pelanggan SKT hengkang dalam dua hari (kunjungi)
Sejung Ilbo - Firma Hukum Daeryun melancarkan 'gugatan kelompok' kebocoran data pribadi SKT (kunjungi)
Seoul Sinmun - Firma Hukum Daeryun merekrut peserta gugatan kelompok 'kebocoran informasi USIM SKT' (kunjungi)
Financial News - Firma Hukum Daeryun melancarkan pemulihan kerugian kebocoran data pribadi SKT (kunjungi)
Gukje Sinmun - Gugatan kelompok 'peretasan SKT'…Firma Hukum Daeryun merekrut peserta tuntutan ganti rugi (kunjungi)
Lawleader - Firma Hukum Daeryun menggulirkan gugatan kelompok kerugian kebocoran data pribadi SKT (kunjungi)
Yonhap Infomax - Para korban peretasan SKT berkumpul…'gugatan kelompok' kebocoran data pribadi mulai serius (kunjungi)
Gukje News - Firma Hukum Daeryun resmi memulai gugatan kelompok kebocoran data pribadi SKT…"Akan menuntut tanggung jawab dan mengupayakan kompensasi" (kunjungi)
Hankyung - "Menuntut ganti rugi 500.000 won Korea Selatan per orang"…gugatan kelompok 'peretasan USIM' SKT mulai serius (kunjungi)
Hankyung - "Insiden peretasan terburuk sepanjang sejarah"…para pengacara berlomba melancarkan 'gugatan kelompok SKT' (kunjungi)
Ilgan Sports - Pergerakan gugatan kelompok 'insiden peretasan' SKT, 70.000 pelanggan pindah operator (kunjungi)
Yonhap News - Polisi menyelidiki SKT sebagai korban peretasan…dengan adanya gugatan dan pengaduan, ada pula kemungkinan menjadi tersangka (kunjungi)
Kookmin Ilbo - Polisi menyelidiki SKT sebagai 'korban peretasan'…ada pula kemungkinan beralih menjadi tersangka (kunjungi)
Herald Economy - "Fobia USIM gara-gara siapa?"…polisi memburu peretas SKT (kunjungi)
Financial News - Gugatan kelompok korban terhadap SKT atas 'kebocoran USIM'… Daeryun membentuk TF untuk menangani (kunjungi)
Yonhap News TV - Polisi menyelidiki SKT sebagai 'korban peretasan'…ada pula kemungkinan menjadi tersangka (kunjungi)Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat