Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2025-05-16

[Teks Asli]
Daeryun, which is a Korean law firm established in 2018, has chosen New York as its first overseas office outside South Korea.
“New York is the centre of the international legal market, where global law firms converge and compete fiercely. In order to demonstrate that the capabilities of Korean law firms are effective on the world stage, we have chosen New York as our strategic first entry point,” Kukil Kim, the managing partner at Daeryun, told Asia Business Law Journal on why his firm chose the US city.
Kim said existing Korean law firms tended to prioritise achieving short-term profitability and reducing operating costs, which led them to favour the Southeast Asian region when expanding overseas for the first time. None of the traditional Big Six firms in Korea – Kim & Chang, Lee & Ko, Bae Kim & Lee, Yulchon, Shin & Kim and Yoon & Yang – maintain offices in North America.
“We will primarily focus on providing corporate clients with advisory services on international transactions and overseas expansion and entry,” said Kim. Conversely, the firm will also provide a range of solutions for US and other foreign companies entering the Korean market, including domestic market analysis, entry strategy development, permit procedures, and legal advice on labour and taxation.
Kim added that instead of limiting itself to the existing Korean client base, the firm would target companies and individuals of all nationalities within the US as prospective clients. Accordingly, it plans to hire local attorneys directly.
The New York office is scheduled to begin operations between June and August with a team of two to three attorneys holding US bar qualifications.
When asked on the opening of additional overseas offices, Kim said: “Market research and partnership discussions concerning major cities in Europe and Asia are currently underway internally including those in the UK, Germany, Singapore and Japan, as well as the Southeast Asian market.”
In 2024, Daeryun recorded revenue of KRW112.7 billion (USD81 million), ranking it among the top 10 law firms in Korea by revenue for the first time.
[Bahasa Indonesia]
Firma Hukum Daeryun yang didirikan pada 2018 memilih New York sebagai kantor luar negeri pertamanya di luar Korea Selatan.
Kim Kuk-il, pengacara sekaligus perwakilan manajemen Daeryun, mengenai alasan memilih New York menyampaikan kepada Asia Business Law Journal, “New York adalah pusat pasar hukum internasional tempat firma-firma hukum mega global berkumpul dan bersaing ketat,” dan “kami memilih New York sebagai titik masuk strategis pertama untuk membuktikan bahwa kapabilitas firma hukum Korea juga berlaku di pasar dunia.”
Pengacara Kim mengatakan bahwa pada umumnya firma-firma hukum Korea cenderung menyukai kawasan Asia Tenggara saat ekspansi luar negeri awal karena lebih mengutamakan pengamanan profitabilitas jangka pendek dan penghematan biaya operasional. Enam firma hukum tradisional terbesar Korea, yaitu Kim & Chang, Firma Hukum Gwangjang (Lee & Ko), Firma Hukum Taepyeongyang (Bae, Kim & Lee), Firma Hukum Yulchon, Firma Hukum Sejong (Shin & Kim), dan Firma Hukum Hwawoo (Yoon & Yang), semuanya tidak memiliki kantor di Amerika Utara.
Pengacara Kim lalu mengatakan, “Pertama-tama, kami akan menjadikan konsultasi transaksi internasional serta ekspansi dan masuknya perusahaan ke luar negeri untuk klien korporasi sebagai tugas inti.” Sebaliknya, untuk masuknya perusahaan Amerika Serikat dan perusahaan asing lain ke pasar Korea, firma ini akan menyediakan beragam solusi seperti analisis pasar domestik, penyusunan strategi masuk, prosedur perizinan, serta konsultasi hukum terkait ketenagakerjaan dan perpajakan.
Pengacara Kim juga menambahkan bahwa firma ini akan menetapkan perusahaan dan individu dari segala kewarganegaraan di Amerika Serikat sebagai calon klien, tanpa membatasi diri pada basis klien keturunan Korea yang sudah ada. Sejalan dengan itu, firma ini berencana merekrut langsung pengacara lokal.
Kantor New York dijadwalkan mulai beroperasi antara Juni dan Agustus dengan tim yang terdiri atas 2 hingga 3 pengacara yang memiliki kualifikasi pengacara Amerika Serikat.
Menanggapi pertanyaan mengenai pembukaan kantor luar negeri tambahan, pengacara Kim menyampaikan, “Saat ini secara internal tengah berlangsung riset pasar dan pembahasan kemitraan mengenai kota-kota utama di Eropa dan Asia seperti Inggris, Jerman, Singapura, dan Jepang, serta pasar Asia Tenggara.”
Daeryun mencatat pendapatan sebesar 112,7 miliar won Korea Selatan pada 2024 dan untuk pertama kalinya masuk dalam 10 besar firma hukum domestik berdasarkan pendapatan.
[Baca artikel selengkapnya]
Korean firm Daeryun to open first overseas office in New York (buka tautan)
Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat