Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2025-12-17

Peluncuran Pusat Suksesi Usaha Keluarga Masa Depan Daeryun…wawancara Akuntan Park Su-jin
“Apabila kepemilikan saham dibagi secara sama rata atau berbeda-beda begitu saja, sengketa hak pengendalian manajemen dan hak waris kerap terjadi pada generasi berikutnya. Oleh karena itu, perancangan struktur di awal yang memecah bidang usaha atau memisahkan wilayah dalam dan luar negeri menjadi keharusan.”
Akuntan Park Su-jin dari Firma Hukum Daeryun pada tanggal 17 menyoroti inti suksesi usaha keluarga seperti itu. Daeryun yang baru-baru ini meluncurkan Pusat Suksesi Usaha Keluarga Masa Depan tengah mempercepat dukungan strategi warisan dan suksesi bagi pemilik aset dan pengusaha. Bersamaan dengan itu, Daeryun berencana menyediakan solusi pencegahan pajak berganda dengan menggandeng badan hukum mitra Amerika Serikat, ‘SJKP LLP’.
Akuntan Park, tenaga inti pusat tersebut, adalah veteran yang telah membangun keahlian di bidang perpajakan dan keuangan dalam maupun luar negeri dengan bekerja lebih dari total 17 tahun di Firma Akuntansi Samil dan badan usaha yang berekspansi ke luar negeri termasuk LG Chem Europe GmbH. Saat ini, di Daeryun ia menangani secara khusus warisan usaha keluarga, hibah, dan strategi penghematan pajak para pengelola perusahaan.
Berikut adalah tanya jawab dengan Akuntan Park.
-Apa alasan diagnosis keuangan dan perpajakan yang cermat harus didahulukan sebelum menyusun strategi suksesi usaha keluarga.
▲Hakikat suksesi usaha keluarga adalah pengalihan kepemilikan saham. Banyak pengelola memikirkan sistem pengurangan pajak warisan suksesi usaha keluarga untuk menghemat pajak, tetapi apabila melakukan suksesi tanpa menyadari utang pajak yang tersembunyi, penerus dapat mengalami pukulan fatal seperti krisis likuiditas akibat pengenaan pajak yang besar. Oleh karena itu, ‘health check (Health Check)’ untuk menemukan penyakit khas perusahaan menjadi penting. Hal ini mungkin dianggap sekadar pilihan. Namun, apabila diagnosis yang cermat didahulukan, saya berpandangan bahwa bukan hanya faktor risiko struktural yang dapat ditemukan, melainkan juga kekuatan usaha dan peluang ekspansi bagi generasi berikutnya dapat dijajaki.
-Jika ada, strategi atau kiat konkret untuk mengoptimalkan biaya suksesi.
▲Badan hukum tercatat relatif banyak yang sudah siap, tetapi badan hukum kecil yang tidak tercatat banyak yang kurang memahami ketentuan penilaian menurut Undang-Undang Pajak Warisan dan Hibah, seperti bahwa nilai contoh transaksi jual beli diterapkan lebih dulu. Secara tradisional, pengelolaan nilai aset bersih dan nilai laba rugi bersih menjadi inti, tetapi karena belakangan pengadilan cenderung mengakui metode arus kas terdiskonto (DCF), strategi minimalisasi pajak harus disusun dengan menganalisis bentuk perusahaan dan yurisprudensi. Selain itu, saya juga menyarankan pengelolaan skala usaha kecil dan menengah. Apabila perusahaan tumbuh melebihi skala tertentu, insentif pajak lenyap dan perusahaan menerima kerugian berupa penilaian tambahan (premium), sehingga saat itu skenario penataan ulang struktur perusahaan yang strategis menjadi keharusan. Untuk keluarga dengan banyak anak, saya menyarankan membagi dan mengalokasikan masing-masing bidang usaha yang dikhususkan.
-Pola pikir apa yang harus dimiliki pengelola untuk suksesi usaha keluarga yang berhasil.
▲Lazimnya kepemilikan saham dipusatkan pada penerus manajemen. Namun, keadilan ekonomi juga harus dijamin secara kuantitatif dan kualitatif bagi anak yang bukan penerus. Saya sering menyaksikan kasus pembagian saham secara merata atau berbeda-beda dalam proses suksesi usaha keluarga. Meski demikian, alasan mereka akhirnya mendatangi firma hukum adalah karena memuncaknya penggunaan hak pemegang saham minoritas atau sengketa hak pengendalian manajemen antarpemegang saham yang memiliki saham setara. Atas dasar pengalaman kerja seperti ini, saya menganjurkan perancangan struktur yang menyulitkan timbulnya sengketa, melampaui sekadar penjaminan hak bagian mutlak (legitieme portie). Untuk itu, sebelum perancangan, penting bagi pengelola untuk memiliki kesiapan hati yang terbuka untuk berkomunikasi dua arah dengan keluarga, bukan sekadar penunjukan penerus secara sepihak.
-Belakangan pemilik aset yang memiliki aset luar negeri bertambah sehingga perhatian pada suksesi aset luar negeri pun meningkat; jika ada, isu perpajakan apa yang mudah terlewatkan oleh mereka.
▲Pemilik aset pada tingkat tertentu akan mengalihkan pandangan ke luar negeri karena kelelahan terhadap pengenaan pajak dalam negeri yang bertarif tinggi. Namun, dalam kasus ini pun mereka dapat menghadapi beban pajak di luar dugaan akibat perbedaan sistem hukum pajak antarnegara. Khususnya, Amerika Serikat memasukkan aset di seluruh dunia ke dalam lingkup pengenaan pajak tidak hanya bagi warga negara atau pemegang izin tinggal tetap, tetapi juga apabila memiliki domisili (domicile) menurut hukum pajak. Selain itu, sering pula terjadi kasus ketika seseorang melakukan hibah dini secara gegabah tanpa memahami ‘step-up basis (Step-up Basis, sistem yang menyesuaikan kembali harga perolehan menjadi harga pasar pada saat warisan)’ Amerika Serikat, sehingga beban pajaknya justru bertambah. Suksesi aset luar negeri memerlukan solusi terpadu mengenai sistem pengenaan pajak dan pelaporan kedua negara, bukan sekadar perbandingan tarif pajak.
-Model suksesi yang dikhususkan pada bidang apa yang ingin Anda kembangkan ke depan.
▲Saya berencana memperkuat secara sistematis ‘solusi terpadu warisan dan hibah lintas batas (cross-border)’ yang mencakup hingga aset luar negeri milik pemilik aset dalam negeri. Ada yang mempertimbangkan offshoring (Off-shoring) karena lelah dengan pengenaan pajak bertarif tinggi, tetapi juga mengalami coba-coba salah berupa reverse flip (Reverse flip, memindahkan kembali badan hukum luar negeri ke dalam negeri) akibat kajian yang tidak memadai. Berbekal jaringan global dan kekuatan informasi Daeryun, saya akan berfokus pada meminimalkan pemborosan biaya dan pengeluaran pajak yang tidak perlu bagi klien dengan mendukung perancangan dan pelaksanaan sejak awal.
Wartawan Kwon Byeong-seok (bsk730@fnnews.com)
[Baca artikel selengkapnya]
"Pembagian saham begitu saja adalah benih sengketa, perancangan struktur suksesi usaha keluarga per usaha dan wilayah adalah keharusan" (kunjungi)
Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat