Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi
Dilihat 262

• Tema : Memahami strategi paten evergreening
• Waktu : Jumat, 24 Januari 2025, pukul 15.00~17.00
• Tempat : Ruang Rapat Besar Kantor Pusat Firma Hukum Daeryun, lantai 35 Parc1 Tower 1, Yeoui-daero 108, Yeongdeungpo-gu, Seoul (※ Berlangsung bersamaan dengan webinar.)
• Biaya partisipasi : Gratis
• Batas pendaftaran on-site : Kamis, 23 Januari 2025
Seminar bagi para pelaku industri farmasi·bio yang diprakarsai oleh Kelompok Medis-Farmasi Firma Hukum Daeryun (Perseroan Terbatas) dan diselenggarakan oleh kantor Anggota Majelis Nasional Choi Bo-yun (Partai Kekuatan Rakyat, anggota Komite Kesehatan dan Kesejahteraan Majelis Nasional) akan digelar.
Setelah amendemen undang-undang terkait masa berlaku paten obat disahkan, pentingnya strategi paten semakin meningkat. Karena itu, kami menyiapkan seminar ini untuk berbagi informasi yang bermanfaat bagi praktik.
Pengacara Lee Il-hyeong, yang memiliki kualifikasi apoteker dan konsultan paten, serta berpengalaman sebagai pengacara internal di ‘Celltrion Inc.’ dan pernah bekerja di ‘Firma Hukum Gru Jeil’, firma hukum terdepan di bidang IP, akan hadir sebagai pembicara untuk memperkenalkan secara rinci putusan-putusan penting terkait paten obat dan contoh strategi paten tiap perusahaan.
Karena akan berlangsung diskusi mendalam mengenai sistem klasifikasi paten obat serta strategi paten evergreening di industri farmasi·bio, kami mohon perhatian dan partisipasi yang besar dari para pihak di industri farmasi·bio serta rumah sakit, klinik, dan institusi medis.
Anda dapat mendaftar untuk mengikuti seminar melalui tautan di bawah ini.
Selain itu, seminar ke-2 dengan Pengacara Son Gye-jun yang berpengalaman di Komisi Perdagangan yang Adil sebagai pemapar akan digelar pada bulan Februari dengan tema penanganan rebat di industri farmasi·bio.
Tautan pendaftaran : https://forms.gle/GAkHoRwHriLHZM46A
Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat