Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2021-11-04

Penyanyi J.Sera (33) membantah frontal dalil A bahwa ia melakukan pengancaman pengaduan palsu kekerasan seksual dan mengambil langkah penanganan hukum. Pengacara Choi Yi-seon dari Firma Hukum Daeryun, kuasa hukum J.Sera, pada tanggal 3 melalui pernyataan sikap resmi menyampaikan, “J.Sera pada malam 16 Agustus 2021, dalam keadaan tertidur setelah meminum obat tidur, mengalami kejahatan seksual dari lawan,” dan “setelah kejadian itu, lawan terus-menerus menyatakan cinta kepada J.Sera dan mengatakan bahwa ia sungguh menyukai J.Sera, dan karena lawan juga merupakan koneksi yang sangat diperlukan J.Sera untuk persiapan siaran dan sebagainya, benar bahwa untuk beberapa waktu ia menjalani hidup seolah tidak terjadi apa-apa meski ada kejadian hari itu.”
Namun, setelah itu A berkeliling membanggakan seolah-olah ia berhubungan seksual dengan J.Sera, dan J.Sera yang marah menuntut, “Bagaimana mungkin kamu memerkosa aku yang tertidur setelah minum obat tidur, lalu berkeliling menyombongkan hal itu seperti sebuah kebanggaan,” demikian dijelaskan Pengacara Choi.
Pengacara Choi mengatakan, “Ketika J.Sera berkata kepada lawan ‘Kamu melakukannya padahal tahu aku minum obat tidur. Itu pemerkosaan’, lawan mengucapkan perkataan yang seolah mengelak tanggung jawab dengan mengatakan ‘saat itu aku tidak tahu kamu minum obat tidur, aku baru tahu beberapa hari kemudian’. Berkas rekaman yang ada di YouTube adalah hasil suntingan sepihak oleh lawan, dan pihak J.Sera memiliki aslinya serta akan menyerahkannya kepada aparat penyidik.”
Selanjutnya, mengenai dalil bahwa J.Sera memanggil A ke tempat penginapan dan memberitahukan pula alamat rumah, ia menjelaskan, “J.Sera pada hari kejadian memesan 2 kamar dan mengundang beberapa influencer untuk merekam video YouTube,” dan “ia menegaskan bahwa tujuan mengundang lawan ke tempat penginapan adalah ‘pertemuan beberapa influencer untuk perekaman video’, tetapi lawan menyunting isi ini secara jahat dan menyampaikan dalil palsu seolah-olah J.Sera memesan tempat penginapan dengan maksud seksual dan mendekati lawan.”
Ia juga membantah, “Sera Music adalah agensi pribadi berskala kecil sehingga rumah J.Sera digunakan sebagai kantor untuk pertemuan terkait perusahaan dan sebagainya. Karena itu, kenalan, karyawan, dan orang-orang yang harus sering mengunjungi rumah untuk urusan pekerjaan mengetahui kata sandi rumah, dan lawan pun cukup mengetahui fakta ini. Oleh karena itu, menafsirkan undangan ke rumah sebagai maksud seksual pun merupakan dalil sepihak lawan.”
Pengacara Choi menyiratkan langkah penanganan hukum, “Kami telah menelaah secara cermat bukti dan doktrin hukum perkara ini, memastikan penjelasan yang dapat diterima serta buktinya atas bagian yang membuat kalian bertanya-tanya, dan akan mengajukan pengaduan atas sangkaan perbuatan cabul dengan memanfaatkan keadaan korban yang tidak sadar atau tidak mampu melawan menurut hukum Korea Selatan serta pencemaran nama baik terhadap lawan dan menjalankan prosedur hukum yang sah.”
Pada tanggal 28 bulan lalu, di sebuah komunitas daring diunggah tulisan berjudul ‘Saya sedang diancam oleh penyanyi terkenal Nona J’.
Menurut tulisan tersebut, A yang menjadi akrab saat mengerjakan proyek bersama J, kemudian di rumah J saat melakukan sentuhan fisik menolak ketika J menyatakan cinta. Setelah itu J tiba-tiba mendalilkan ‘mengalami pemerkosaan’ lalu melontarkan kata kasar dan ancaman.
Sebagai bukti atas hal ini, A juga membuka sebagian pesan percakapan KakaoTalk yang dibagi bersama J. Isi percakapan itu memuat J menyampaikan keakraban kepada A dan memberitahukan kata sandi rumahnya sendiri.
Setelah itu, J.Sera yang ditunjuk sebagai Nona J pada tanggal 30 bulan yang sama menyampaikan, "Sama sekali bukan tipe idaman saya dan saya pun tidak pernah merasa suka, sehingga saya menolak pengakuan cintanya, tetapi ia hendak memberikan kerugian seperti ini kepada saya sehingga hati saya semakin terluka dan justru saya kasihan padanya," dan "saya berencana menangani hal-hal terkait pencemaran nama baik."
Sementara itu, J.Sera yang debut pada tahun 2010 dengan album singel 'Lonely Night' merilis lagu-lagu seperti 'Naega Eopseo', 'Yeolbyeong', 'Saranghandago'. Selain itu, ia turut serta dalam OST banyak drama seperti 'Yeojaui Bimil', 'Bitnara Eunsu', 'Yeoreuma Butakhae', 'Uahan Monyeo'.
Lihat teks berita - https://news.naver.com/main/read.naver?mode=LSD&mid=sec&sid1=001&oid=009&aid=0004874057
Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat