Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2023-11-06

[Beyond Post Jurnalis Kim Sin] Di tengah banyaknya debitur yang seketika mengalami kerugian besar akibat kasus batas bawah harga saham yang berawal dari SG Securities, ada kasus debitur memperoleh keputusan pengesahan rencana pemulihan sehingga menjadi sorotan.
Kasus SG adalah kasus ketika harga 9 saham sekaligus anjlok akibat penjualan paksa berlawanan yang timbul dalam jumlah besar di rekening CFD (transaksi selisih) perusahaan sekuritas. Kiwoom Securities yang mencuat dugaan transaksi tidak adil terkait hal ini terpastikan bahwa pihak berhubungan khusus dengan pengurusnya menjual sekitar 15 miliar won saham tertentu sebelum hari harga anjlok.
Akibat kasus ini, debitur bahkan mengalami kerugian hingga 2,5 kali pokok, di luar pokok investasi. Debitur yang merugi mempertimbangkan pengajuan pemulihan pribadi dan kepailitan. Namun, pemulihan pribadi pada dasarnya mustahil diajukan bagi kalangan profesional dan lainnya akibat pembatasan kualifikasi seperti plafon utang, sehingga tidak ada cara pemulihan dan kerugian makin parah.
Saat ini sebagian debitur dikabarkan tengah menyiapkan gugatan strategis yang mencoba negosiasi dengan perusahaan sekuritas. Namun, bila dijalankan tanpa memahami dengan benar, dapat menimbulkan kerugian sekunder sehingga situasinya perlu kehati-hatian.
Dalam situasi seperti ini, secara luar biasa keluar pula contoh keputusan pengesahan rencana pemulihan umum untuk pertama kalinya bagi debitur bernilai besar yang tidak dapat mengajukan pemulihan pribadi akibat utang yang timbul dari investasi berlebihan akibat kasus SG.
Meski di tengah situasi yang tidak mudah, seperti opini negatif atas pembebasan utang pribadi akibat investasi berlebihan serta penyelarasan dengan perusahaan sekuritas dan pengadilan pemulihan akibat situasi yang belum pernah terjadi, keputusan pengesahan diperoleh sehingga menjadi perhatian apakah jalan pemulihan terbuka pula bagi 'kelompok utang investasi'.
Pengacara Firma Hukum Daeryun (Perseroan Terbatas) menyampaikan mengenai perkara ini, "Saya rasa keputusan pengesahan keluar karena berkomunikasi erat dengan komite pemeriksa dan pengurus, serta berhasil meyakinkan perusahaan sekuritas selaku kreditor terbesar sehingga memperoleh persetujuan," dan "saya berharap contoh keputusan ini menjadi seberkas harapan bagi mereka yang mengalami kesulitan akibat utang yang timbul dari investasi sehingga memperoleh kesempatan memulai kembali."
Jurnalis Beyond Post Kim Sin news@beyondpost.co.kr
Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat