Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2023-11-27
![[양성포용] 주거침입 강제추행죄 입법 공백…소송 중인 피해 여성들은 '무섭다'](/_next/image?url=https%3A%2F%2Fd1tgonli21s4df.cloudfront.net%2Fupload%2Fboard%2Fbroadcast%2F20231127090329787.jpg&w=3840&q=100)
【 Komentar Pembawa Acara 】
Kami mengangkat sebagai program sepanjang tahun ajakan untuk kini melangkah melampaui kesetaraan gender menuju inklusi gender.
Namun, jika kaum perempuan selalu cemas karena tidak aman dari tindak pidana seksual, jangankan kesetaraan antara pria dan wanita, kehidupan dasar pun tak akan bisa dijalani.
Belakangan, tindak pidana perbuatan cabul dengan paksaan disertai penerobosan tempat kediaman dinilai inkonstitusional karena hukumannya dianggap terlalu berat, sehingga muncul kekosongan hukum.
Akibatnya, para perempuan korban yang mengalami kerugian dan sedang berperkara menjadi cemas.
Terlebih di tengah bertambahnya perempuan yang tinggal sendirian, banyak yang menunjukkan bahwa pembentukan undang-undang mendesak.
Berikut laporan wartawan Choi Hui-ji.
【 Reporter 】
Seorang pria yang mondar-mandir di depan kamar memanggil petugas penginapan yang memegang kunci induk, lalu dengan santai membuka pintu dan masuk.
Di dalam kamar seorang perempuan berusia 20-an sedang tidur sendirian, dan pria ini melakukan perbuatan cabul, antara lain memaksa melepas pakaian perempuan tersebut.
A, korban dalam kasus itu, hingga kini masih diliputi rasa takut setiap kali teringat peristiwa hari itu.
▶ Wawancara : A / Korban perbuatan cabul dengan paksaan disertai penerobosan tempat kediaman
- "Karena mengalami perbuatan cabul dengan paksaan di ruang yang seharusnya aman, dari sudut pandang perempuan, di ruang mana pun tak bisa merasa aman…."
Setelah penyidikan dan persidangan lebih dari setahun, saat hanya tinggal menunggu penjatuhan hukuman, bulan lalu Mahkamah Konstitusi menilai ‘tindak pidana perbuatan cabul dengan paksaan disertai penerobosan tempat kediaman’ inkonstitusional, sehingga situasinya kembali harus menunggu sidang.
Meski diringankan, diperkirakan tetap dihukum penjara efektif minimal 3 tahun, tetapi dengan hilangnya ketentuan hukum tersebut, kemungkinan dibebaskan dengan penangguhan pelaksanaan pidana pun membesar.
▶ Wawancara : A / Korban perbuatan cabul dengan paksaan disertai penerobosan tempat kediaman
- "(Karena pelaku pemula) mengetahui bahwa ia bahkan bisa mendapat penangguhan pelaksanaan pidana, dan berpikir kemungkinan pembalasan pun bisa ada, saya jadi takut juga…."
Saat ini rumah tangga perempuan lajang di dalam negeri berjumlah lebih dari 3 juta orang, dan tindak pidana yang paling mereka takuti justru penerobosan tempat kediaman.
Para perempuan yang menjadi korban tindak pidana seksual mengeluhkan penderitaan, mengatakan bahkan di ruang milik mereka sendiri pun tak bisa merasa aman.
Kalimat yang paling sering didengar oleh seorang pengacara yang mewakili perempuan korban perbuatan cabul dengan paksaan dan percobaan pemerkosaan pun justru bahwa lebih berat karena dialami di rumah.
▶ Wawancara : Cho Seong-geun / Pengacara spesialis kekerasan seksual
- "Karena korban (yang saya bela) berada dalam situasi harus gemetar ketakutan di tempat kediaman tempat ia menghabiskan hampir separuh harinya, sebagian bahkan mengambil pilihan ekstrem…."
Pejabat Kementerian Hukum menyatakan "sedang mengkaji isi atau rencana konkret", tetapi hingga kini, sebulan setelah putusan Mahkamah Konstitusi, belum ada diskusi konkret pembentukan undang-undang lanjutan untuk melindungi korban.
▶ Standing : Choi Hui-ji / Wartawan
- "Karena yang bermasalah pada ketentuan perbuatan cabul dengan paksaan disertai penerobosan tempat kediaman hanyalah batas bawah hukuman, banyak yang menunjukkan bahwa hal itu harus disesuaikan secara wajar dan segera dituangkan dalam undang-undang. Ini MBN News, Choi Hui-ji."
[Baca artikel selengkapnya] - [Inklusi gender] Kekosongan hukum tindak pidana perbuatan cabul dengan paksaan disertai penerobosan tempat kediaman…perempuan korban yang berperkara 'ketakutan'
Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat