Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2021-07-29

Angka perceraian pun menunjukkan tren peningkatan tajam. Namun, dibanding peningkatan tajam angka perceraian, klien yang memahami dengan tepat proses persiapan perceraian atau pokok sengketa penting dalam perceraian sedikit, sehingga tak sedikit pula kasus mengalami ketidaknyamanan dan kerugian akibat hal ini.
Bahwa cara perceraian dapat dibagi menjadi perceraian atas kesepakatan dan perceraian melalui persidangan menurut cara pelaksanaannya, atau bahwa agar perceraian melalui persidangan berjalan di pengadilan harus termasuk alasan perceraian melalui persidangan berdasarkan Pasal 840 Undang-Undang Hukum Perdata, dan sebagainya, bukanlah hal yang mudah bagi orang awam untuk mengetahui dan memahami informasi dasar mengenai perceraian.
Klien A adalah pasangan yang telah mencatatkan perkawinan dengan tergugat, dan tergugat sepanjang masa perkawinan menyembunyikan pendapatannya dan tidak memberikan biaya hidup kepada klien A, lalu secara sepihak meninggalkan rumah dan tak dapat dihubungi, sehingga mengajukan gugatan dengan mengemukakan alasan perceraian seperti itu.
Hasilnya, karena hubungan perkawinan klien A dan tergugat rusak akibat alasan kesalahan tergugat seperti di atas, dihasilkan putusan bahwa klien A dan tergugat bercerai, dan tergugat berkewajiban membayar uang santunan 20 juta won beserta bunga keterlambatan atasnya kepada klien A.
Pengacara spesialis perceraian Firma Hukum Daeryun, pengacara direktur Sim Jae-guk, menyampaikan, "Belakangan, dengan perkembangan internet, beragam informasi mengenai perceraian mudah diperoleh. Namun, penafsiran asas hukum dapat berbeda menurut situasi hukum atau tiap kasus, sehingga menerapkan informasi seperti ini pada perkara sendiri secara sembarangan tanpa penilaian hukum dapat berbahaya."
Ia menambahkan, "Saat menjalankan perceraian melalui persidangan, dapat timbul beragam masalah tambahan seperti pembagian harta antarpasangan, uang santunan, hak asuh anak, dan tuntutan biaya pemeliharaan anak, sehingga demi kepentingan dan kestabilan diri sendiri, menyiapkan perceraian berdasarkan nasihat dan saran hukum dari ahli hukum adalah yang terpenting."
Sementara itu, Firma Hukum Daeryun memiliki masing-masing kantor di Seoul, Busan, Daegu, Incheon, Gwangju, Daejeon, Ulsan, Suwon, Changwon, Cheongju, Jeonju, Uijeongbu, Chuncheon, Jinju, dan Jeju, serta telah membuktikan kemampuannya dengan menerima penghargaan di bidang layanan hukum pada 'Penilaian Konsumen Korea 2018' dan 'Kepuasan Konsumen 2019'.
Selain itu, berdasarkan beragam pengalaman dan pengetahuan dari banyak perkara, ia membangun sistem hukum khas Daeryun di bidang perceraian, dan menjalankan konsultasi hukum untuk menyelesaikan kegundahan perceraian para klien.
Rincian mengenai pengacara Jinju dapat dipastikan dengan mencari 'Firma Hukum Daeryun' di Naver.
Baca naskah asli berita - http://www.cctvnews.co.kr/news/articleView.html?idxno=110603
Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat