Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2024-08-01

Setelah TMON dan WeMakePrice, kerugian itu terus menjalar ke anak perusahaan Qoo10 yang lain. Layanan terhenti atau penyelesaian pembayaran tertunda, sementara status pemulihan (rehabilitasi) Qoo10 selaku induk perusahaan masih tidak jelas.
Wartawan Roh Dong-gyu melaporkan.
Situs penjualan buku yang dioperasikan Interpark Commerce, anak perusahaan Qoo10, terhenti.
Hal itu karena Kyobo Book Centre, mitra eksklusif yang tidak menerima uang penjualan, menghentikan transaksi.
[Pihak Kyobo Book Centre: Kami terus memantau karena peristiwa TMON·WeMakePrice, lalu kemarin penyelesaian pembayaran tidak dilakukan sehingga kami menghentikan layanan sementara. Itu kini merupakan langkah yang wajar mengingat keadaannya memang genting.]
Di Interpark Shopping pun, hengkangnya mitra utama seperti Lotte Department Store dan Amorepacific terus berlanjut.
Akibat peristiwa TMEF, sebagian perusahaan PG (payment gateway) dan perusahaan pembayaran mudah membekukan uang penjualan Interpark, sehingga krisis meluas bahkan hingga ke tempat yang beroperasi normal.
Anak perusahaan lain, AK Mall, pun sama; seiring peristiwa ini berlarut-larut, para penjual juga semakin sulit bertahan.
Sebagai contoh, toko-toko di pusat elektronik, karena pelanggan luring hampir lenyap, selama ini aktif bertransaksi dengan situs-situs yang mengusung penjualan diskon harga terendah, kini terkena musibah mendadak.
[Pedagang pusat elektronik Yongsan: (Penyelesaian pembayaran TMEF) kalau tertunda bisa 70 hari. Yang bulan Mei baru meledak sekarang, tetapi yang Juni dan Juli masih tersisa. Jumlahnya akan luar biasa besar.]
Di tengah pengadilan mulai menimbang dimulai atau tidaknya rehabilitasi perusahaan, para penjual yang murka mengadukan jajaran manajemen Qoo10 ke Kejaksaan Korea Selatan sambil menyatakan mereka tidak berhak membicarakan rehabilitasi perusahaan yang membutuhkan pengorbanan para korban.
[Won Hyeong-il, pengacara/kuasa hukum korban TMEF: Untuk memperoleh penilaian dari otoritas penyidik mengenai apakah jajaran manajemen Grup Qoo10 benar-benar berhak menggunakan sistem rehabilitasi perusahaan, dan apakah tidak ada bagian yang harus mereka pertanggungjawabkan secara pribadi….]
Pihak TMON dan WeMakePrice menyatakan akan menormalkan operasi di bawah pengawasan pengadilan, tetapi tidak ada rencana konkret mengenai bagaimana mereka akan melunasi.
[Ku Yeong-bae/Direktur Qoo10: (Di mana sekarang uang penjualan yang telah diterima?) Sepengetahuan saya, saat ini tidak ada modal yang tersisa di perusahaan.]
Pada akhirnya, muncul kritik bahwa upaya penyelamatan diri sulit dipercaya, dan penyidikan pun harus dipercepat agar dapat menelusuri dana penjualan yang lenyap dan menekan kerugian semaksimal mungkin.
MBC - 'TMEF' bukan akhir‥'Happy Money' praktis terhenti (kunjungi)
KBS - Hingga Interpark Commerce·AK Mall…kerugian 'penundaan penyelesaian pembayaran' meluas (kunjungi)
Yonhap News TV - Peristiwa 'TMEF' meluas ke segala arah…ke mana perginya uang penjualan (kunjungi)
Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat