Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2025-01-21

Para pengurus dan karyawan Korean Air dan Asiana Airlines yang telah merampungkan prosedur penggabungan usaha yang berlangsung sekitar 5 tahun 7 bulan akan menerima uang penyemangat penggabungan usaha pekan ini. Namun, karena hingga kini belum ada penyebutan konkret mengenai uang penyemangat penggabungan bagi LCC (maskapai berbiaya rendah) yang merupakan anak usaha kedua maskapai, perhatian tertuju pada apakah uang penyemangat bagi mereka juga akan diberikan ke depan.
Menurut kalangan industri penerbangan pada tanggal 20, Korean Air akan menerima 'uang penyemangat penggabungan usaha' setara 50% bonus seiring rampungnya penggabungan Korean Air dan Asiana Airlines pada tanggal 21 mendatang. Dalam hal Asiana Airlines, uang penyemangat dijadwalkan dibayarkan pada tanggal 24 mendatang.
Sebelumnya, Korean Air pada Mei tahun lalu melalui kesepakatan upah dan kesepakatan bersama (kesepakatan upah-kolektif) telah memutuskan memberikan 'uang selamat atas disetujuinya penggabungan' seiring rampungnya penggabungan usaha. Uang penyemangat yang diberikan kepada pengurus dan karyawan Asiana Airlines diketahui baru dipastikan pemberiannya belakangan ini.
Cho Won-tae, Ketua Korean Air, melalui pesan yang dikirimkannya kepada pengurus dan karyawan Asiana Airlines pada tanggal 16 lalu, menyemangati mereka dengan mengatakan, "Saya dapat merasakan kelelahan Anda semua akibat pemeriksaan penggabungan usaha," dan "Saya akan mengupayakan agar dalam proses menuju integrasi, dan setelah integrasi pun, Anda dapat memperoleh kesempatan dan imbalan yang adil sesuai kemampuan dan usaha."
Terutama, Ketua Cho belakangan menyebut Asiana Airlines sebagai 'satu keluarga' dan aktif memperhatikannya. Ia bahkan sempat menjadi perbincangan karena berangkat ke Amerika Serikat dengan menaiki Asiana Airlines, bukan Korean Air. Pada tanggal 10 lalu, Ketua Cho menggunakan pesawat penumpang Asiana Airlines rute Incheon-LA. Hal ini ditafsirkan untuk menegaskan citra 'satu keluarga' dengan Asiana Airlines, baik ke dalam maupun ke luar.
Nyatanya, pada tanggal 2 lalu melalui pidato tahun baru ia juga menekankan, "Tahun lalu ada perubahan besar ketika Korean Air, Asiana Airlines, dan perusahaan-perusahaan grup berhimpun di bawah satu atap bernama Grup Hanjin," dan "Saya membayangkan dalam benak proses yang lancar menuju menjadi satu keluarga yang sejati."
Namun, di kalangan pengurus dan karyawan Jin Air, anak usaha Korean Air, serta Air Busan dan Air Seoul, anak usaha Asiana Airlines, muncul sejumlah keluhan. Sebab, berbeda dengan pemberian uang penyemangat kepada pengurus dan karyawan kedua maskapai seiring penggabungan Korean Air dan Asiana Airlines, tidak ada rencana pemberian uang penyemangat tertentu yang diumumkan bagi LCC anak usaha.
Seorang pihak di kalangan industri mengatakan, "Di dalam anak-anak usaha pun berbagai prosedur akibat penggabungan sedang berjalan, tetapi dalam pembahasan uang penyemangat penggabungan mereka benar-benar terpinggirkan," dan "Demi mendongkrak semangat karyawan, kami berharap LCC juga diperhatikan."
Uang penyemangat penggabungan usaha adalah kompensasi berupa uang yang diberikan perusahaan setelah bergabung dengan perusahaan lain. Meskipun bukan kewajiban hukum, hal ini lazim dilakukan dan merupakan cara yang dimanfaatkan banyak perusahaan demi stabilitas hubungan industrial dan kelancaran integrasi organisasi.
Namun, sebagian pihak memandang bahwa karena tujuan pemberian uang penyemangat penggabungan usaha adalah membangkitkan gairah kerja para pekerja, kompensasi berupa uang bagi LCC pun diperlukan. Meski demikian, muncul pula pendapat bahwa karena penggabungan atas 3 perusahaan LCC belum rampung secara konkret, pembahasan terkait masih terlalu dini.
Advokat Choi Young-jin dari Firma Hukum Daeryun menjelaskan, "Dalam hal uang penyemangat penggabungan usaha, saat pemberian kompensasi adalah setelah perusahaan bergabung dengan perusahaan lain," dan "Artinya, karena integrasi atas 3 perusahaan LCC belum sepenuhnya selesai, sekalipun uang penyemangat akan diberikan, hal itu baru akan terjadi setelah penggabungan yang utuh terwujud."
An Seo-jin, wartawan (seojin@mk.co.kr)
[Baca artikel selengkapnya]
"Uang penyemangat penggabungan usaha, mengapa kami tidak diberi"…Ketua Cho Won-tae yang menekankan 'satu keluarga', akankah LCC juga diperhatikan? (kunjungi)
Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat