Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2025-08-12

Setelah pemerintahan Trump memperkuat tarif timbal balik, investasi perusahaan-perusahaan Korea ke Amerika Serikat dan ekspansi ke pasar AS meningkat, tetapi kasus yang mengalami kesulitan akibat regulasi hukum AS yang rumit juga bertambah. Menanggapi hal ini, firma-firma hukum dalam negeri menunjukkan gerakan membangun jaringan di AS dan memperkuat layanan penasihatan hukum.
Menurut laporan Lembaga Penelitian Industri pada tanggal 12, nilai kumulatif investasi Korea ke AS meningkat pesat dari sekitar 40 miliar dolar (sekitar 55 triliun won) pada 2014 menjadi 130 miliar dolar (sekitar 181 triliun won) pada 2023. Pada periode yang sama, jumlah perusahaan dalam negeri yang berekspansi ke AS juga bertambah sekitar 43% dari 11.101 perusahaan menjadi 15.876 perusahaan.
Para ahli menekankan bahwa bantuan pakar hukum bersifat esensial untuk ekspansi yang sukses ke pasar AS. Menurut hasil survei Asosiasi Perusahaan Menengah Korea, perusahaan-perusahaan menengah menyebut, selain kenaikan biaya bahan baku, masalah penerapan hukum setempat seperti regulasi impor dan kepabeanan negara tujuan ekspor sebagai kendala pasar ekspor.
Seorang pihak dari sebuah perusahaan IT mengungkapkan, "Saat hendak masuk ke pasar AS tanpa penasihatan tersendiri, kami menghadapi isu hukum terkait data pribadi dan paten sehingga peluncuran layanan tertunda."
Seorang peneliti strategi global menasihati, "Amerika Serikat memiliki struktur yang sulit dihadapi sendiri oleh perusahaan dalam negeri karena regulasi pemerintah federal dan pemerintah negara bagian terjalin secara berlapis," dan mengatakan bahwa untuk menghadapi regulasi seperti hak kekayaan intelektual dan perlindungan data pribadi mulai dari proses kontrak, penting memperoleh bantuan pakar sejak tahap awal.
Sejalan dengan arus ini, firma-firma hukum dalam negeri pun memperkuat dukungan ekspansi ke pasar AS. Firma Hukum Daeryun pada Maret tahun ini menandatangani MOU dengan perusahaan platform properti AS 'Koriny' (Koriny), dan sejak Juli bekerja sama dengan firma hukum spesialis hak kekayaan intelektual AS 'Kantor Hukum Bridgeway IP' untuk mendukung praktik pengajuan paten dan lisensi IP. Daeryun juga akan segera membuka kantor di One World Trade Center (1WTC), Manhattan, New York.
Firma Hukum Daeryuk Aju membuka kantor di Washington, AS pada 2022, dan Firma Hukum Yulchon memperluas serta menata ulang tim perdagangan internasional, perpajakan internasional, dan kepabeanannya menjadi tim spesialis perdagangan dan industri untuk mengantisipasi dimulainya pemerintahan Trump periode kedua. Firma Hukum DLG pun membuka kantor AS di Silicon Valley pada awal tahun ini dan mulai menyediakan dukungan layanan hukum.
Seorang pihak dari industri mengatakan, "Dalam sistem regulasi yang rumit seperti di Amerika Serikat, ekspansi yang sukses sulit dicapai hanya dengan sekadar peninjauan surat kontrak," dan "permintaan terhadap firma hukum yang fasih dalam hukum setempat dan memiliki pengalaman praktik sejak tahap awal justru kian meningkat."
Wartawan Hwang Jeong-won (jwhwang@mt.co.kr)
[Baca artikel selengkapnya]
Perusahaan yang berekspansi ke AS 'tersandera' regulasi dan gugatan… firma hukum K 'mempercepat' ekspansi ke luar negeri (kunjungi)
Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat