Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2025-09-15

Seiring berlanjutnya dampak kasus penahanan pekerja Korea berskala besar yang terjadi di pabrik Negara Bagian Georgia, Amerika Serikat, ekspansi perusahaan ke luar negeri pun menghadapi kondisi darurat. Risiko manajemen perusahaan akibat perubahan kebijakan seperti persyaratan penilaian visa Amerika Serikat dan penguatan penindakan tinggal ilegal menjadi kenyataan. Nyatanya, pertanyaan terkait membanjiri firma hukum yang menangani urusan imigrasi·visa, dan di kalangan industri minat terhadap pengelolaan tenaga kerja yang stabil dan jaminan tinggal yang legal meningkat.
Para ahli menunjukkan bahwa dengan momentum kasus ini, perusahaan Korea harus memiliki struktur tanggapan hukum yang lebih sistematis. Pengacara spesialis hukum imigrasi menjelaskan, "Sistem visa Amerika Serikat tidak hanya rumit tetapi proses penerbitannya pun berbelit sehingga tampaknya perusahaan selama ini memanfaatkan visa bisnis jangka pendek (B1) atau izin perjalanan elektronik tanpa visa (ESTA)," serta "Ini berujung pada masalah status tinggal sehingga menanggung risiko pengusiran paksa atau hukuman di kemudian hari."
Di tengah situasi seperti ini, firma-firma hukum besar dalam negeri pun cenderung memperkuat kapabilitas terkait dengan berpusat pada kelompok yang mengurus urusan internasional seperti imigrasi. Firma Hukum Jipyong baru-baru ini meluncurkan 'Pusat Tanggapan Risiko Global' dan berupaya pada pencegahan dini serta konsultasi mengenai manajemen risiko seperti perdagangan internasional·bea cukai dan regulasi luar negeri.
Firma Hukum Daeryun pun mulai memperkuat konsultasi perusahaan global dengan berpusat pada Kelompok Imigrasi·Investasi Luar Negeri. Daeryun yang mendirikan badan hukum lokal di New York dan Washington D.C. memanfaatkan jaringan setempat untuk mendukung antara lain ▲pendirian badan hukum dan investasi perusahaan dalam negeri di Amerika ▲pemeriksaan pengajuan visa pekerja penugasan ▲konsultasi hukum imigrasi dan perolehan izin tinggal tetap. Khususnya, Daeryun berfokus pada pencegahan dan pengelolaan risiko hukum ketenagakerjaan yang dapat timbul dalam proses pengiriman tenaga kerja dalam dan luar negeri.
Seorang pihak perusahaan setempat berkata, "Tidak sedikit kasus proyek di lapangan tertunda atau kontrak batal karena perusahaan tidak memperoleh visa yang tepat," serta "Karena visa harus diajukan secara sesuai menurut skala perusahaan dan karakteristik tiap industri, ketergantungan pada firma hukum tampaknya mau tak mau meningkat."
Wartawan Hwang Jeong-won (jwhwang@mt.co.kr)
[Baca artikel selengkapnya]
Di tengah kekacauan visa yang berasal dari 'Georgia'… firma-firma hukum besar yang memperkuat konsultasi luar negeri (kunjungi)
Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat