Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2025-09-17

Belakangan, kebijakan visa dan imigrasi Amerika Serikat semakin ketat. Sebab, pemerintahan Trump mempertahankan sikap menyambut investasi asing, tetapi pada saat yang sama semakin memperluas langkah penindakan atas pelanggaran tujuan tinggal seperti tinggal secara ilegal. Arus seperti ini menjadi variabel yang memperbesar ketidakpastian bagi perusahaan maupun pekerja yang berharap masuk ke Amerika Serikat.
Pada tanggal 4 lalu waktu setempat, Badan Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE) dan Badan Investigasi Keamanan Dalam Negeri (HSI) melakukan penindakan besar-besaran di sebuah pabrik di Negara Bagian Georgia dan menangkap sekitar 450 orang. Sebagian besar di antaranya adalah pekerja Korea yang masuk secara legal melalui visa bisnis jangka pendek (B1) atau sistem otorisasi perjalanan elektronik (ESTA), bukan pendatang ilegal. Masalahnya, meskipun masuk dengan dalih perjalanan dinas, kenyataannya mereka diterjunkan ke pekerjaan lapangan. Akhirnya, mereka pun ditahan dengan alasan tujuan tinggal berbeda dengan aktivitas nyata.
Akibatnya, dari sisi perusahaan, seiring hengkangnya tenaga inti secara tiba-tiba, terjadi peristiwa proyek terhenti atau pembangunan pabrik yang direncanakan tertunda. Meskipun pemerintah mengerahkan pesawat carter untuk mendukung kepulangan, kekacauan akibat prosedur administrasi dan lainnya tidak mudah tertata.
Hakikat peristiwa kali ini terletak pada ketidakpastian sistem. Pemerintah Amerika Serikat mengedepankan dalih perluasan investasi dan penarikan talenta, tetapi pada saat yang sama mengencangkan tali penindakan. Visa yang memungkinkan bekerja secara legal di Amerika Serikat ada L1 dan E2 (visa pekerja tugas) serta H-1B (visa kerja profesional), yang semuanya rumit pekerjaan persiapannya dan lama waktu hingga persetujuan keluar. Khususnya, H1-B kuotanya terbatas setiap tahun sehingga meskipun memenuhi syarat, apabila gagal dalam undian, seseorang tidak memperoleh kesempatan. Apabila keadaan seperti ini berulang, proyek industri inti dalam ekspansi ke Amerika Serikat seperti semikonduktor, baterai sekunder, dan industri perkapalan dapat goyah. Khususnya, bidang semikonduktor dan baterai yang tingkat ketergantungannya pada insinyur lapangan tinggi sangat besar kemungkinan risiko penindakannya langsung berujung pada gangguan produksi.
Untuk visa Amerika Serikat, satu kesalahan kecil dalam proses permohonan dapat berujung pada hasil yang fatal. Salah ketik pada formulir permohonan visa (DS-160), jawaban yang ambigu dalam wawancara, hingga unggahan dan ‘suka’ yang ditinggalkan di media sosial pada masa lalu pun menjadi objek pemeriksaan. Visa undangan keluarga pun langsung ditolak apabila tidak memenuhi syarat finansial. Pada akhirnya, menyiapkan visa yang sesuai karakteristik seperti H-1B, L1 dan E2, serta O1 (visa seniman) sejak dini menjadi keharusan, dan perbedaan penafsiran maupun variabel politik yang dapat timbul dalam proses itu pun harus dipertimbangkan.
Oleh karena itu, seseorang harus mencari langkah strategis sejak sebelum mengajukan dan melakukan persiapan tanpa celah. Konsistensi harus dipastikan pada semua dokumen seperti formulir permohonan, surat perjanjian kerja, bukti finansial, serta data pendidikan dan pengalaman, dan mempersiapkan secara menyeluruh pertanyaan dan jawaban wawancara pun menjadi keharusan. Penting pula untuk melengkapi faktor yang merugikan sejak dini dan memiliki sistem yang dapat menanggapi dengan cepat permintaan dokumen tambahan.
Amerika Serikat adalah pusat berkumpulnya modal dan talenta dunia. Namun, ambang pintunya semakin menyempit. Aturan yang ketat, penindakan yang diperkuat, dan kebijakan yang tak terduga mendorong perusahaan dan pekerja ke lingkungan yang lebih tidak stabil. Dalam lingkungan saat ini yang diperkirakan regulasi dan prosedur terkait akan semakin diperketat untuk sementara waktu, tindakan mendasar yang dapat diambil perusahaan dan pekerja adalah menjadikan persoalan visa sebagai agenda paling utama dalam ‘pengelolaan risiko’.
Tim Usaha Kecil dan Menengah
[Baca artikel selengkapnya]
Sistem visa AS yang ketidakpastiannya membesar…harus dijadikan agenda paling utama ‘pengelolaan risiko’ (kunjungi)
Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat