Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2025-10-10
![[기고] K-팝, K-컬처, 다음은 K-로펌 수출](/_next/image?url=https%3A%2F%2Fd1tgonli21s4df.cloudfront.net%2Fupload%2Fboard%2Fbroadcast%2F20251010071621694.webp&w=3840&q=100)
Kini hukum pun memasuki era ekspor, diperlukan kebersamaan Asosiasi Pengacara Korea dan pemerintah
Dunia, dengan kecerdasan buatan dan norma aset digital, penyebaran ESG, masalah visa, dan sebagainya, memberikan pengaruh melampaui ekonomi hingga ke seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, kebangkitan legal-tech bahkan mengubah arus pasar hukum global.
Ini bukan hanya masalah perusahaan. Individu yang bersiap bekerja, studi, dan berimigrasi ke luar negeri, serta orang awam yang mulai berinvestasi, semuanya terpengaruh. Masalah hukum seperti visa, pajak internasional, dan hak cipta digital sudah menjadi keseharian kita. Insiden visa Amerika Serikat belakangan ini tercatat sebagai contoh representatif yang menunjukkan betapa rentannya, mulai dari perusahaan besar hingga individu, terhadap lingkungan hukum internasional yang tidak stabil.
Dalam situasi seperti ini, Firma Hukum Daeryun mendirikan firma hukum setempat di New York dan Washington D.C., Amerika Serikat. Hal ini bermakna besar karena bukan sekadar perluasan kantor, melainkan telah menyiapkan basis setempat dan rampung bersiap menyediakan layanan melalui 'sistem one-firm' kepada perusahaan global. Daeryun menjalankan operasi sehingga seluruh cabang dapat dikelola dari kantor pusat dalam sistem kantor pusat. Saat ini dirancang agar layanan dengan kualitas yang sama dapat diterima di kantor mana pun di dalam maupun luar negeri, dan hal ini menjadi basis penting dalam menyiapkan standardisasi dan kepercayaan yang dituntut pasar global.
Selain itu, dalam proses ekspansi luar negeri, tugas-tugas praktis seperti dokumen dan perizinan yang rumit, perekrutan talenta setempat, serta sistem HR pun diselesaikan sendiri sambil menghimpun pengalaman. Ini merupakan proses menghimpun pengetahuan atas keseluruhan operasi organisasi firma hukum luar negeri, melampaui sekadar memperluas layanan hukum. Selain itu, ke depan hal ini akan menjadi informasi sekaligus aset penting bagi firma hukum dalam negeri lain yang hendak mencoba ekspansi luar negeri.
Merintis jalan baru sama sekali tidak mudah. Ada banyak tembok yang harus dilampaui, seperti perbedaan sistem dan budaya, regulasi yang tak terduga, serta perbedaan bahasa dan cara kerja. Kami tidak menganggap pengalaman yang diperoleh dalam proses ini sebagai milik Daeryun semata. Kami percaya ini adalah aset yang dapat dimanfaatkan bersama oleh seluruh dunia hukum dalam negeri, dan dapat menjadi penuntun nyata bagi firma hukum dan pengacara lain. Untuk melakukan ekspansi luar negeri, kami mengalami banyak coba-salah serta mengeluarkan tenaga, biaya, dan waktu, tetapi kami berencana membagikan seluruh pengetahuan ini kepada industri terkait.
Namun, upaya firma hukum swasta saja tidak cukup. Agar firma hukum dalam negeri mapan di pasar luar negeri dan pengacara meningkatkan daya saing internasional, dukungan negara dan peran Asosiasi Pengacara Korea mutlak diperlukan. Dukungan pendirian dan operasi firma hukum luar negeri, pembinaan talenta di bidang sengketa·investasi internasional, serta perluasan jaringan global lebih mendesak dari kapan pun. Amerika Serikat, Eropa, dan negara-negara utama Asia sudah membina layanan hukum sebagai industri strategis. Jika penanganan pasar hukum dalam negeri terlambat, peluang akan beralih ke negara pesaing.
Pasar hukum dalam negeri sudah membuka diri secara bertahap melalui FTA Korea-AS dan pemberlakuan Undang-Undang Konsultan Hukum Asing. Saat ini firma hukum besar global telah masuk dan memperluas pengaruhnya secara besar terhadap perusahaan dan swasta dalam negeri. Menurut survei Kantor Pajak Nasional tahun lalu, diumumkan hasil survei bahwa perusahaan Korea dan lainnya pada tahun 2024 membayar biaya layanan hukum kepada firma hukum asing sebesar 3,128 triliun won, terbesar sepanjang sejarah. Dari hasil survei ini saja dapat diperkirakan sejauh mana ketimpangan pasar firma hukum dalam dan luar negeri.
Karena itu, pendirian kantor New York·Washington oleh Daeryun kini barulah permulaan. Perusahaan legal-tech dalam negeri pun aktif merintis pasar global melalui investasi dan ekspansi luar negeri. Peninjauan kontrak berbasis kecerdasan buatan, solusi penyingkapan bukti elektronik (e-Discovery), platform litigasi digital, dan sebagainya sudah mendapat perhatian di pasar Asia dan Amerika Utara serta sedang memperluas model kerja sama.
Oleh karena itu, agar capaian individual seperti ini mapan sebagai aset seluruh dunia hukum kita, dukungan kelembagaan Asosiasi Pengacara Korea serta kebijakan dan dukungan ekonomi tingkat negara mutlak diperlukan.
Dunia hukum dalam negeri tidak boleh lagi hanya berdiam di dalam negeri. Ketika bersaing ketat di panggung internasional dan menciptakan peluang, pasar hukum dalam negeri dapat membuka 'era K-hukum' yang menyambung kesuksesan K-culture dan K-beauty.
[Baca naskah lengkap artikel]
[Opini] K-pop, K-culture, berikutnya ekspor K-firma hukum (kunjungi)Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat