Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2025-10-22

Akibat penguatan pemeriksaan visa Amerika Serikat, pengelolaan tenaga perjalanan dinas ke luar negeri muncul sebagai risiko inti manajemen perusahaan. Setelah insiden penangkapan·penahanan warga Korea di Negara Bagian Georgia, kasus pemegang visa yang masih berlaku pun ditolak masuk di bandara semakin bertambah.
Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat belakangan memangkas secara besar-besaran cakupan pembebasan wawancara bagi pemohon visa nonimigran. Mereka mewajibkan pemeriksaan tatap muka pula untuk visa terkait kegiatan perusahaan, seperti bisnis jangka pendek (B1), staf perwakilan (L1), dan investasi (E2). Dengan membatasi lokasi wawancara pada kewarganegaraan atau tempat tinggal, strategi wawancara cepat melalui negara ketiga pun menjadi sulit. Perubahan seperti ini berdampak langsung pada jadwal perjalanan dinas dan investasi perusahaan global.
Menanggapi hal ini, firma-firma hukum besar dalam negeri cenderung memperkuat organisasi khusus visa dan keimigrasian. Mereka memperluas konsultasi yang berpusat pada praktik, seperti verifikasi tujuan penugasan ke luar negeri perusahaan, manual tanggapan krisis, dan pelatihan wawancara berbahasa Inggris. Ini merupakan gerak langkah untuk lebih dahulu mencegah risiko hukum yang mungkin timbul di seluruh proses kegiatan perusahaan.
Mengatakan 'bekerja' alih-alih 'inspeksi' sehingga seluruh tim ditolak masuk
Di antaranya, kasus pembangunan 'sistem tanggapan ganda' Firma Hukum Daeryun (Perseroan Terbatas) menjadi sorotan. Daeryun berstruktur menjalankan pengelolaan awal di dalam negeri dan tanggapan setempat di luar negeri secara bersamaan. Di dalam negeri, mereka menyediakan diagnosis risiko visa per industri, solusi pengelolaan izin tinggal, pelatihan wawancara Q&A berbahasa Inggris, dan lainnya. Di luar negeri, dengan berbasis kantor New York dan Washington D.C., pengacara setempat mengaitkan secara langsung pemeriksaan visa, prosedur imigrasi, konsultasi investasi, dan lainnya secara waktu nyata.
Pengacara Amerika Serikat Kim Mi-a (negara bagian Washington D.C.) dari Daeryun menjelaskan, “Visa Amerika Serikat adalah proses ketika kepercayaan perusahaan dinilai, melampaui sekadar izin masuk.”
Pengacara Kim memperkenalkan kasus ketika seorang tenaga teknis sebuah perusahaan besar belakangan pergi berdinas untuk keperluan inspeksi fasilitas di Amerika Serikat, tetapi dihadang dalam pemeriksaan imigrasi. Tenaga ini masuk dengan ESTA dan menyatakan 'inspeksi' (Inspection) sebagai 'bekerja' (Working) sehingga disalahpahami sebagai kerja ilegal. Alhasil, seluruh rombongan dinas ditolak masuk.
Pengacara Kim menyajikan kasus ketika ia setelah itu melengkapi tujuan perjalanan dinas dan data bukti sehingga kembali memperoleh persetujuan visa B1, seraya menekankan, “Satu kata dapat menentukan berhasil atau gagalnya masuk.”
Sebagai kasus lain, ada pula direktur perusahaan menengah dalam negeri yang ESTA-nya ditolak masuk akibat riwayat kejahatan ringan di masa lalu. Pengacara Kim menyiapkan data latar belakang perkara dan tidak adanya risiko pengulangan, menjalankan prosedur pengampunan (Waiver) di Kedutaan Besar Amerika Serikat, dan memperoleh persetujuan visa B1/B2.
Pengacara Kim menyatakan, “Belakangan pertanyaan visa dari subkontraktor perusahaan besar yang mendirikan badan hukum di Amerika Serikat dan menugaskan tenaga kerja bertambah,” dan, “Kini transparansi perusahaan, rencana perekrutan, hingga tujuan usaha turut dinilai secara bersamaan. Menanggapi lebih dahulu berbagai variabel adalah hal yang penting.”
Belakangan, di pasar global, seiring penguatan pemeriksaan visa, muncul pula risiko majemuk secara bersamaan, seperti tanggapan tenaga usaha luar negeri atas regulasi setempat. Karena itu, peran firma hukum menempatkan diri sebagai mitra strategis yang membantu manajemen berkelanjutan perusahaan.
Wartawan Hwang Jeong-won (jwhwang@mt.co.kr)
[Baca artikel selengkapnya]
"Menjawab tanpa berpikir lalu seluruh tim ditolak masuk"… kata-kata terlarang dalam pemeriksaan imigrasi Amerika Serikat (kunjungi)
Sebelumnya
Remaja yang dituntut melanggar UU Perlindungan Anak karena memasuki ruang konten dewasa berbayar dinyatakan tidak bersalah...Pengadilan: "tidak bisa memastikan kesadaran akan materi eksploitasi seksual anak"
Berikutnya
"Saatnya inovasi pasar hukum"… Daeryun melaporkan 'pembatasan iklan AI' oleh Korean Bar Association ke Komisi Perdagangan yang Adil
Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat