Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2025-12-05

Dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi·penggelapan kepercayaan dalam jabatan…akan diajukan di Kantor Polisi Songpa, Seoul
"Dolus eventualis pun cukup…diharapkan pengungkapan fakta menyeluruh·penghukuman penanggung jawab"
Firma Hukum Daeryun pada tanggal 5 melakukan tanggapan hukum terhadap Coupang dan direktur utamanya terkait kasus kebocoran data pribadi berskala besar Coupang.
Daeryun mengumumkan bahwa hari itu pukul 14.00 akan menuntut Direktur Utama Coupang Park Dae-jun serta penanggung jawab·pengelola tugas otentikasi data pribadi internal dan lainnya ke Kantor Polisi Songpa, Seoul, atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi·penggelapan kepercayaan dalam jabatan.
Daeryun mencantumkan dalam surat tuntutan, "Mereka sebagai penanggung jawab·pengelola pemrosesan data pribadi lalai atas kewajiban tindakan pengamanan untuk mencegah kebocoran data," serta "Penanggung jawab membocorkan data pribadi tanpa mengembalikan kunci otentikasi bahkan setelah berhenti kerja."
Daeryun juga menuliskan, "Para pengelola pun sama sekali tidak mengambil tindakan seperti menarik kembali kunci otentikasi orang yang berhenti kerja atau mengganti kunci otentikasi yang ada."
Daeryun melalui pernyataan sikap menunjukkan, "Kesengajaan menurut hukum pidana cukup dengan dolus eventualis (kesengajaan bersyarat)," serta "Para pengelola termasuk CEO Park membiarkan akses tidak sah ke server oleh orang yang berhenti kerja demi menghemat biaya penggantian kunci otentikasi dan memperoleh kemudahan terus menggunakan kunci otentikasi yang ada."
Selanjutnya, Daeryun menyampaikan, "Bahkan ketika menyadari perbuatan kebocoran pun mereka meninggalkan penanganan cepat, sehingga dinilai ada kehendak batin yang membiarkan hal itu meski cukup menyadari timbulnya risiko kebocoran data."
Selain itu, Daeryun berdalih, "Coupang mengklaim fakta akses tidak sah terjadi pada 6 November tetapi baru menyadarinya pada tanggal 18," serta "Namun, jika akses tidak sah dilakukan, sinyal akses abnormal seharusnya segera diteruskan ke pihak Coupang, sehingga sulit dipahami bahwa mereka tidak menyadarinya."
Daeryun menegaskan, "Diperlukan penyelidikan atas isi laporan internal dan instruksi pengambil keputusan saat itu."
Mengenai penerapan dugaan penggelapan kepercayaan dalam jabatan, Daeryun menjelaskan, "Pengguna Coupang tidak hanya mengalami kerugian seperti pelanggaran privasi, tetapi Coupang Co., Ltd. sendiri pun mengalami kerugian harta yang berat seperti kenaikan biaya tindakan keamanan dan kemungkinan pengenaan denda administratif," serta "Ini memenuhi syarat 'timbulnya kerugian harta akibat perbuatan pelanggaran tugas'."
Kepala Kelompok Hukum Korporasi Daeryun Son Gye-jun menyampaikan, "Pelanggan percaya Coupang akan melindungi data pribadi secara aman dengan teknologi terkini, tetapi kenyataannya Coupang bahkan tidak melakukan pengelolaan kunci otentikasi dasar sehingga mengkhianati kepercayaan," serta "Melalui tuntutan ini, kami berharap terwujud pengungkapan fakta menyeluruh dan penghukuman penanggung jawab."
Daeryun juga tengah mengkaji gugatan kelompok Amerika terhadap kantor pusat Coupang dengan bekerja sama dengan badan hukum lokal New York, Amerika Serikat, SJKP LLP. Berbeda dari Korea, rencananya adalah menghasilkan pemulihan kerugian yang nyata melalui pengadilan Amerika yang memiliki sistem ganti rugi yang bersifat menghukum.
Wartawan Jeong Yun-mi (younme@news1.kr)
[Baca artikel selengkapnya]
News1 - Firma Hukum Daeryun, menuntut CEO Park Dae-jun 'kasus Coupang' ke polisi…mengkaji gugatan kelompok AS (kunjungi)
Asia Gyeongje - Daeryun, menuntut CEO Coupang Park Dae-jun atas kebocoran data pribadi…menambahkan dugaan penggelapan kepercayaan dalam jabatan (kunjungi)
Newspim - Firma Hukum Daeryun, menuntut CEO Coupang Park Dae-jun 'kebocoran data pribadi'…"gugatan kelompok AS juga dikaji" (kunjungi)
Hankyung TV - Daeryun, menuntut direktur utama·pengelola Coupang…“membiarkan kunci otentikasi, penggelapan kepercayaan yang nyata” (kunjungi)
Boan News - Daeryun, menuntut Coupang…“membiarkan kunci otentikasi, penggelapan kepercayaan yang nyata” (kunjungi)
MBN - Menuntut CEO Coupang Park Dae-jun…"sudah menyetor uang muka" otentikasi menyusul beruntun (kunjungi)
Medical Today - Daeryun, menuntut CEO Coupang "pengelolaan kunci otentikasi buruk·dugaan penggelapan kepercayaan" (kunjungi)Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat