Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2026-01-28

Firma Hukum Daeryun mengumumkan pada tanggal 28 telah meluncurkan ‘Grup Penanganan Kekerasan Sekolah’, organisasi khusus yang mencakup seluruh proses mulai dari penanganan awal kasus kekerasan sekolah, penyelesaian sengketa, hingga tahap pemulihan psikologis.
Belakangan ini, sengketa kekerasan sekolah meluas melampaui Komite Penelaah Penanggulangan Kekerasan Sekolah (Komite Kekerasan Sekolah) menjadi corak ‘pertarungan majemuk’ yang memadukan administratif, pidana, dan perdata. Menurut data Kementerian Pendidikan, gugatan administratif yang diajukan karena menolak penetapan Komite Kekerasan Sekolah meningkat sekitar 2,5 kali lipat dalam 2 tahun, dari 255 perkara pada 2021 menjadi 628 perkara pada 2023. Seiring semakin majemuknya sengketa kekerasan sekolah secara struktural seperti ini, kebutuhan akan penanganan yang lebih sistematis dan profesional pun membesar.
Grup Penanganan Kekerasan Sekolah Daeryun, seiring arus ini, menjalankan ‘sistem dukungan satu atap’ yang menautkan infrastruktur profesional, melampaui sekadar bantuan hukum. Bersama analisis bukti melalui pusat forensik digital, Daeryun berencana bertanggung jawab hingga kepulangan aman para siswa ke keseharian dengan menyediakan secara organik dukungan pemulihan psikologis melalui konselor profesional dan layanan perlindungan keselamatan diri yang memanfaatkan tenaga pengawal.
Ketua grup dijabat oleh pengacara Cho Yeong-sam, mantan hakim divisi anak Pengadilan Distrik Chuncheon. Pengacara Cho, saat menjabat sebagai hakim, menangani banyak perkara perlindungan anak dan pidana anak, dan merupakan ahli yang menguasai alur praktik peradilan anak.
Pengacara Park Gyu-seok, mantan Jaksa (penuntut umum) Korea Selatan, juga bergabung dalam grup. Pengacara Park menangani kejahatan khusus dan perkara anak di Kantor Cabang Chungju Kejaksaan Distrik Cheongju, serta menangani isu-isu utama dan praktik penyidikan dalam proses peralihan kasus kekerasan sekolah menjadi prosedur pidana.
Pengacara Na Eun-jeong, saat bekerja di Kantor Pendidikan Kota Metropolitan Gwangju, aktif sebagai anggota pelaksana penanggulangan kekerasan sekolah dan anggota komite penyesuaian sanksi siswa, sehingga menimba pengalaman praktik atas prosedur di tingkat kantor pendidikan serta keseluruhan sanksi dan tindakan perlindungan.
Pengacara Kim Dae-won, pengacara spesialis kekerasan sekolah terdaftar di Asosiasi Pengacara Korea, tengah aktif sebagai anggota Komite Penelaah Penanggulangan Kekerasan Sekolah Kantor Dukungan Pendidikan Wilayah Selatan Kota Metropolitan Incheon, dan memiliki kapasitas praktik yang mendalam atas struktur penelaahan Komite Kekerasan Sekolah dan kriteria penilaiannya.
Perwakilan manajemen Kim Kuk-il mengatakan, “Kasus kekerasan sekolah adalah sengketa berkesulitan tinggi ketika peradilan anak, administrasi pendidikan, dan prosedur penyidikan bekerja secara bersamaan,” dan “Daeryun terus menyempurnakan sistem penanganan berbekal tenaga profesional, pengalaman praktik, dan infrastruktur.” Ia lalu menegaskan, “Melalui Grup Penanganan Kekerasan Sekolah yang memiliki sistem dukungan satu atap, kami akan menyodorkan solusi nyata agar siswa dan keluarga dapat kembali ke keseharian yang nyaman.”
Wartawan Jin Ga-yeong, Lawissue (lawissue), news@lawissue.co.kr
[Baca artikel selengkapnya]
Lawissue - Daeryun luncurkan ‘Grup Penanganan Kekerasan Sekolah’…bangun sistem penanganan terpadu satu atap (buka tautan)
Seoul Sinmun - Firma Hukum Daeryun luncurkan ‘Grup Penanganan Kekerasan Sekolah’…bangun sistem penanganan satu atap (buka tautan)Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat