Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2026-04-07

Seorang tentara berusia 20-an dilimpahkan ke persidangan atas dugaan mengumpat dengan menyebut atasan tertentu di dalam kesatuan, tetapi dinyatakan bebas oleh pengadilan karena diakui bahwa ucapan tersebut tidak menyebut orang tertentu dan tidak memiliki sifat publisitas.
Menurut kalangan hukum pada tanggal 7, Pengadilan Militer Wilayah Ke-3 bulan lalu menjatuhkan putusan bebas kepada A berusia 20-an yang didakwa atas dugaan penghinaan atasan. A didakwa atas dugaan mengucapkan pernyataan yang menghina atasan tertentu dalam situasi di mana ucapannya dapat terdengar oleh orang-orang di sekitarnya di dalam kesatuan.
Namun, A menyangkal dugaan tersebut dengan menyatakan bahwa ia tidak pernah mengucapkan pernyataan yang dipermasalahkan. Ditambah lagi, ia berdalil bahwa seandainya pun ia mengucapkannya, hal itu lebih menyerupai gumaman sendiri yang bernada keluhan sehingga sulit menentukan lawan bicaranya.
Pengadilan menjatuhkan putusan bebas berdasarkan antara lain keterangan anggota kesatuan lain, B, yang saat itu berada di lokasi, bahwa “ucapannya sendiri memang terdengar, tetapi tidak diketahui ditujukan kepada siapa.” Sebab, agar tindak pidana penghinaan terpenuhi, korban harus tertentu dan ekspresinya harus berpeluang tersebar, sedangkan menurut keterangan B, ucapan A tidak memenuhi syarat ini.
Pengacara Seo In-ho dari Firma Hukum Daeryun yang mewakili A mengatakan, “Inti perkara ini bukanlah apakah A mengucapkan pernyataan yang dipermasalahkan, melainkan apakah pernyataan itu memenuhi syarat pemidanaan. Sebagai hasil dari perdebatan yang berpusat pada apakah objek tertentu dapat diidentifikasi dan apakah ekspresi berpeluang menyebar ke luar, dijatuhkanlah penilaian bebas.”
Jurnalis Jeong Cheol-uk
[Baca Artikel Selengkapnya]
Tentara terduga menghina atasan di kesatuan ‘bebas’…pengadilan, “tidak menyebut orang tertentu dan tak ada publisitas” (kunjungi)
Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat