Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2026-05-20

Belakangan ini Komisi Perdagangan yang Adil dan Kementerian Iklim, Energi, dan Lingkungan Hidup secara bersama menyelenggarakan pelatihan greenwashing (penandaan dan iklan menyamar ramah lingkungan), sekaligus melepaskan tembakan penanda regulasi menyeluruh atas pemasaran berbasis lingkungan oleh perusahaan. Menurut data yang dirilis tahun lalu, mata pisau otoritas sudah tajam, sampai-sampai jumlah iklan tidak sah terkait greenwashing yang terbongkar selama 5 tahun terakhir mencapai 13.122 kasus.
Standar global pun cenderung makin ketat. Inggris mengenakan denda administratif hingga 10% dari nilai penjualan kepada perusahaan pelanggar, dan Komisi Perdagangan Federal Amerika Serikat (FTC) pun mengenakan denda lebih dari 50.000 dolar per kasus, sehingga secara besar-besaran memperkuat tingkat sanksi.
Khususnya, platform daring adalah medan pertempuran paling sengit tempat bersilangnya pengawasan otoritas regulasi dan konsumen. Selama 4 tahun terakhir, hanya di satu situs portal saja terbongkar lebih dari 3.000 kasus pelanggaran, dan jumlah pembongkaran melalui laporan konsumen pun melonjak dari 143 kasus menjadi 573 kasus dalam 3 tahun. Di antara jaring regulasi terpadu pemerintah yang berupaya menghapus titik buta dan konsumen yang berevolusi menjadi pengawas yang aktif, perusahaan hanya dapat bertahan hidup apabila membuang praktik pemasaran yang lengah di masa lalu dan membangun garis pertahanan internal yang langsung dan substantif.
Tindakan praktik yang paling mendesak adalah menyingkirkan sepenuhnya ungkapan bahasa abstrak yang berpusat pada pemasaran dan menyiapkan arsip pembuktian yang benar-benar berbasis data. Kata-kata indah yang emosional dan sulit dibuktikan seperti 'eco', 'ramah alam', dan 'tanpa racun' adalah target nomor satu sanksi greenwashing. Ketika menjadikan ramah lingkungan atau pengurangan karbon sebagai poin daya tarik produk, perusahaan wajib menyimpan dengan mencocokkan satu per satu, antara lain, sertifikat hasil uji dari lembaga resmi atau data objektif yang jelas dalam bentuk angka. Langkah pertama untuk mencegah risiko iklan tidak sah adalah, sejak menyusun naskah iklan, memblokir sejak awal penggunaan kata sifat yang tak dapat dibuktikan dan membangun sistem kepatuhan yang berkomunikasi dengan berpusat pada angka dan fakta.
Agar sistem pembuktian data semacam ini berfungsi tanpa celah, inovasi mendasar pada proses kerja antardepartemen sangat penting. Cara lama, yakni tim hukum meninjau belakangan setelah departemen pemasaran merampungkan perencanaan dan draf, sudah mencapai batasnya. Sejak tahap awal perencanaan produk dan penyusunan gagasan pemasaran, penanggung jawab riset dan pengembangan (R&D) wajib ikut serta untuk menyediakan dasar teknis yang jelas. Garis pertahanan yang kokoh baru terbangun ketika data sumber terkuantifikasi yang disediakan departemen R&D, penghalusan bahasa yang patut oleh departemen pemasaran, dan penetapan keabsahan pedoman terpadu oleh tim hukum dilekatkan ke dalam proses persetujuan di muka.
Kim Dae-su, pengacara Firma Hukum Daeryun, menyampaikan, “Lebih jauh, hubungan kontrak dengan platform distribusi eksternal atau agensi periklanan pun harus ditinjau ulang sepenuhnya dari sudut pandang hukum,” dan “Sekalipun frasa itu disusun atas anjuran platform distribusi atau prakarsa agensi, panah tanggung jawab hukum akhir dan denda administratif pada akhirnya mengarah pada perusahaan produsen dan penjual.
Oleh karena itu, saat menyusun surat kontrak alih daya, harus diperjelas letak tanggung jawab atas denda administratif dan kerusakan merek akibat munculnya isu greenwashing, serta dicantumkan klausul konkret mengenai ganti rugi dan penuntutan hak regres. Ini saatnya mengingat betul bahwa di tengah lingkungan regulasi yang makin diperkuat, ramah lingkungan sekaligus merupakan pemasaran dan sekaligus ranah hukum dan data, dan menyiapkan sistem pengendalian internal tanpa celah.”
[Baca artikel selengkapnya]
‘ramah lingkungan hanya kemasan’ Era regulasi greenwashing, apa strategi penanganan demi kelangsungan hidup perusahaan... (kunjungi)
Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat