Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2026-06-12

Begitu musim hujan penuh dimulai, sengketa seputar kebocoran air meningkat pesat. Sebabnya, kerap terjadi kasus air menetes dari langit-langit merusak perangkat elektronik mahal dan interior yang telah dikerjakan dengan susah payah, tetapi rumah di atas atau kontraktor pelaksana selaku pemberi penyebab justru menghindari tanggung jawab sehingga berkembang menjadi pertikaian emosional. Kebocoran air makin dibiarkan makin memperparah jamur dan bau busuk, bahkan mengancam kesehatan penghuni, sehingga alih-alih terus menunggu, harus mengambil tindakan hukum yang cepat dan tegas.
Inti terpenting yang harus lebih dahulu ditelaah dalam sengketa kebocoran air adalah pengungkapan titik penyebab kebocoran. Sebabnya, objek yang harus dituntut tanggung jawab hukum berbeda sepenuhnya menurut lokasi penyebab. Jika penyebab kebocoran adalah masalah bagian eksklusif akibat penuaan pipa rumah di atas atau cacat pekerjaan interior, maka pemilik (atau penguasa) rumah di atas memikul tanggung jawab ganti rugi. Sebaliknya, jika masalah bagian bersama seperti retakan dinding luar atau kerusakan lapisan anti bocor atap, maka harus menuntut perbaikan cacat dan ganti rugi kepada dewan perwakilan penghuni atau kantor pengelola, dan untuk apartemen baru, kepada kontraktor pelaksana.
Tidak sedikit pula pemilik yang, meski terbukti tanggung jawab ada pada rumah di atas, tidak membukakan pintu karena sayang biaya perbaikan atau bersikap tidak kooperatif dengan mengatakan akan menanganinya lewat asuransi tanggung jawab ganti rugi kehidupan sehari-hari. Saat ini, memaki secara emosional atau menendang pintu depan justru dapat memberi celah untuk digugat balik atas tindak pidana penghinaan, perusakan barang, atau memasuki tempat kediaman tanpa izin, sehingga sama sekali dilarang.
Dalam situasi seperti ini, mengirim surat pemberitahuan resmi atas nama pengacara adalah langkah pertama yang paling efektif. Surat pemberitahuan resmi itu sendiri tidak memiliki kekuatan pemaksa hukum, tetapi dengan memuat pendapat diagnosis kebocoran objektif dari ahli, estimasi biaya perbaikan, serta peringatan kuat bahwa bila tidak mengganti rugi dalam tenggat akan dituntut tidak hanya gugatan ganti rugi perdata tetapi juga biaya gugatan dan bunga keterlambatan, ia menjadi senjata kuat yang menekan pihak lawan secara psikologis untuk menghasilkan perdamaian sebelum gugatan.
Bila meski telah mengirim surat pemberitahuan resmi pihak lawan tetap tidak mengambil tindakan yang semestinya, akhirnya harus mengajukan gugatan ganti rugi perdata. Menurut Pasal 758 Undang-Undang Hukum Perdata Korea Selatan, orang yang menimbulkan kerugian kepada orang lain akibat cacat pemasangan atau pemeliharaan konstruksi buatan berkewajiban mengganti kerugian itu. Korban dapat menuntut secara menyeluruh tidak hanya biaya perbaikan langsung seperti wallpaper atau lantai yang basah, tetapi juga biaya penggantian perabot dan perangkat elektronik yang rusak, biaya tempat tinggal sementara untuk makan dan menginap di luar selama masa pekerjaan, serta uang santunan atas stres berat.
Pengacara Firma Hukum Daeryun Song Won menyampaikan, "Menang kalahnya gugatan ganti rugi kebocoran air bergantung pada apakah dapat dibuktikan secara objektif di persidangan atas kelalaian siapa air bocor. Dalam proses ini, hanya foto air bocor saja tidak cukup, dan harus disertai hasil penilaian yang tepat melalui penilai ahli yang diakui pengadilan," dan "oleh karena itu, bila kerugian kebocoran air terjadi, harus segera memotret cermat foto dan video lokasi dengan menampilkan tanggal. Menanggapi tanpa celah mulai dari pengamanan bukti hingga pengajuan gugatan dengan bantuan pengacara yang berpengalaman kaya dalam gugatan real estat dan ganti rugi sejak tahap awal adalah cara paling bijak untuk menjaga harta dan hak."
[Baca artikel selengkapnya]
Sengketa kebocoran air musim hujan, harus ditanggapi hukum dengan bukti objektif alih-alih pertikaian emosional (kunjungi tautan)
Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat