Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2021-07-30

Seorang mantan penyiar yang diseret ke pengadilan dengan dugaan memfilmkan seorang perempuan secara ilegal menggunakan ponsel di kereta bawah tanah dituntut pidana penjara 1 tahun dalam sidang pada tanggal 21 lalu.
Tuntutan pidana sebelum penetapan estimasi persidangan adalah pidana penjara 6 bulan, tetapi Kejaksaan Korea Selatan menyatakan, "Dengan mempertimbangkan situasi belakangan ini yang membutuhkan hukuman yang diperberat atas kejahatan seksual, kami menuntut pidana penjara 1 tahun, pembukaan informasi identitas, pembatasan bekerja di lembaga terkait anak·remaja·penyandang disabilitas selama 3 tahun, penyelesaian program terapi kekerasan seksual, dan lainnya."
Faktanya, kejahatan menggunakan kamera pemfilman ilegal terus bertambah setiap tahun. Menurut 'White Paper Kejahatan Seksual 2020' yang diterbitkan Kementerian Hukum, kejahatan pemfilman ilegal menggunakan ponsel pintar tercatat melonjak 5,8 kali lipat dari 412 kasus pada tahun 2013 menjadi 2.388 kasus pada tahun 2018. Khususnya, rasio residivis identik yang meniru begitu saja modus kejahatan seksual di masa lalu mencapai 75%.
Modus kejahatan pemfilman ilegal pun kian licik, mulai dari kamera ultramini yang ditempelkan pada kancing atau kacamata hingga kamera yang dipasang di dalam korek api. Karena itu, tiap pemerintah daerah pun melakukan razia untuk menindak kamera ultramini yang dipasang secara ilegal di fasilitas penggunaan umum seperti toilet umum.
Pengacara spesialis pidana Seocho Firma Hukum Daeryun Sim Jae-guk mengatakan, "Karena kejahatan yang terjadi beruntun dan kerugian yang ditimbulkannya, sikap aparat penyidik pun menjadi sangat tegas. Belakangan ini, seiring revisi Undang-Undang Khusus Kekerasan Seksual, tingkat hukuman atas pemfilman menggunakan kamera dan sebagainya (kejahatan kamera tersembunyi) dinaikkan dari pidana penjara 5 tahun atau denda paling banyak 30 juta won menjadi pidana penjara 7 tahun atau denda paling banyak 50 juta won," dan "Memfilmkan video bermuatan seksual tanpa meminta persetujuan orang lain itu sendiri sudah merupakan kejahatan berat, dan wajib diketahui bahwa memiliki·membeli·menyimpan·menonton video semacam itu saja pun sudah menjadi objek hukuman."
Ia melanjutkan, "Bila terjadi putusan bersalah dengan pidana denda atau lebih atas kejahatan kamera tersembunyi, berbagai tindakan pengamanan kejahatan seksual seperti pendaftaran informasi identitas, pemberitahuan pembukaan, dan pembatasan bekerja juga dijatuhkan bersamaan sehingga dapat menerima kerugian besar dari sisi status. Bila dikenai dugaan pemfilman ilegal, akan dibutuhkan bantuan pengacara spesialis pidana yang berpengalaman menangani perkara kejahatan seksual sejak awal penyidikan."
Pengacara Sim menjelaskan, "Khususnya, bila kejahatan kamera tersembunyi menjadi masalah, apakah yang difilmkan adalah 'tubuh seseorang yang dapat menimbulkan hasrat seksual atau rasa malu' dapat menjadi poin sengketa. Harus ditanggapi secara konkret, individual, dan relatif dengan mempertimbangkan secara menyeluruh cara berpakaian korban dan tingkat keterbukaan tubuhnya, maksud pemfilm dan latar belakang hingga terjadinya pemfilman, tempat serta sudut dan jarak pengambilan gambar, bahan penjatuhan pidana, dan sebagainya," dan "Yang terpenting, penyesalan yang sungguh-sungguh, kesepakatan dengan korban, serta fakta tidak adanya risiko pengulangan kejahatan harus disampaikan pada awal penyidikan, sekaligus harus berhati-hati agar dalam prosesnya tidak timbul kerugian sekunder bagi korban."
Firma Hukum Daeryun yang memberikan penjelasan saat ini mengoperasikan kantor hukum jaringan se-negeri di Seoul, Busan, Daegu, Incheon, Gwangju, Daejeon, Ulsan, Suwon, Changwon, Cheongju, Jeonju, Uijeongbu, Chuncheon, Jinju, Jeju, dan lainnya. Tim khusus kejahatan seksual yang memiliki pengacara spesialis pidana Seocho menyediakan bantuan hukum di bidang pemfilman menggunakan kamera dan sebagainya (kejahatan kamera tersembunyi/kejahatan pemfilman ilegal), penyusupan ke tempat penggunaan umum dengan tujuan seksual, pencabulan dengan paksaan, pemerkosaan, dan lainnya.
Lihat naskah lengkap artikel - http://news.heraldcorp.com/view.php?ud=20200723000859
Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat