Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2021-07-30

Seiring kejahatan voice phishing kian licik dari hari ke hari, bentuk kerugiannya pun menjadi beragam. Tidak hanya korban yang mengalami kerugian finansial akibat penyamaran sebagai lembaga pemerintah seperti Kejaksaan Korea Selatan, kepolisian, dan Otoritas Pengawas Keuangan, atau akibat ancaman seperti penculikan keluarga, tetapi juga kian bertambah orang yang dituduh sebagai peserta voice phishing dan dijatuhi hukuman hukum akibat terungkapnya buku rekening atau informasi transaksi pribadi.
Para perantara penyampai dan penarik dana voice phishing seperti di atas, dengan memanfaatkan resesi ekonomi belakangan ini, kian beragam pula modusnya, antara lain △mengetahui nomor rekening dengan umpan pinjaman darurat lalu menyetorkan sejumlah besar uang tak dikenal dan meminta pengiriman ulang dengan alasan kesalahan setoran, △meminta nomor rekening, kartu debit, dan kata sandi dengan dalih rekrutmen kerja lalu menarik uang yang disetorkan korban, △menelepon dengan pembatasan tampilan nomor pemanggil untuk mengirimkan uang tunai lalu meminta pembelian Bitcoin atas nama mereka, serta △meminta agar dana keuntungan yang disetorkan pelanggan dikirimkan ke rekening atas nama orang lain demi keringanan pajak.
Tidak hanya itu, dengan menanamkan kode berbahaya melalui pesan teks atau aplikasi di ponsel pintar, ketika korban menelepon untuk mengonfirmasi ke lembaga keuangan panggilannya justru terhubung ke call center organisasi voice phishing, sehingga seseorang dapat terlibat dalam kejahatan tanpa ruang untuk mencurigainya. Hukuman atas hal ini pun tidak ringan. Sebab, meskipun tidak ada niat melakukan kejahatan, apabila timbul korban akibat perbuatan seperti meminjamkan buku rekening, sulit untuk lepas dari tanggung jawab.
Dalam hal pelanggaran Undang-Undang Transaksi Keuangan Elektronik, dapat dijatuhi pidana penjara paling lama 3 tahun atau pidana denda paling banyak 20 juta won, sedangkan tindak pidana penipuan yang memperoleh keuntungan harta melalui perbuatan tipu daya diancam pidana penjara paling lama 10 tahun atau denda paling banyak 20 juta won. Untuk tindak pidana membantu penipuan, hukumannya berbeda-beda bergantung pada seberapa besar keterlibatannya dalam tindak pidana penipuan.
Menurut Firma Hukum Daeryun, agar tidak menjadi turut serta dalam kejahatan voice phishing tanpa disadari karena tertipu modus penipuan, disarankan untuk segera mencari pengacara spesialis pidana tepat setelah mengetahui adanya kerugian dan menanggapinya secara pasti sejak awal. Penjelasannya, meskipun seseorang mendalilkan dirinya tidak bersalah, anggota organisasi voice phishing yang sesungguhnya pun mendalilkan "tertipu iklan kerja paruh waktu bergaji tinggi dan tidak tahu", sehingga tidak mudah membuktikan tidak bersalah tanpa bantuan hukum.
Daeryun menyampaikan bahwa sebagai kasus serupa, pihaknya membantu seorang klien yang terlibat perkara sebagai perantara voice phishing karena tertipu modus yang meminta kartu debit dan kata sandi dengan alasan bahwa informasi rekening diperlukan untuk bekerja paruh waktu sehingga meminjamkan 4 kartu debit miliknya, dan pada akhirnya perkara berakhir dengan pidana denda kecil.
Pengacara spesialis pidana Firma Hukum Daeryun Sim Jae-guk mengatakan, "Jika seseorang secara tiba-tiba terlibat dalam kejahatan tersebut sebagai perantara voice phishing, ia dapat dijatuhi hukuman meski dalam keadaan yang agak tidak adil baginya. Karena keterangan yang disampaikan pada tahap penyidikan dapat berpengaruh hingga ke persidangan, mencari pengacara spesialis pidana yang berpengalaman menangani perkara voice phishing dan membuktikan secara efektif ketiadaan kesengajaan adalah hal yang terpenting" dan "Jika menyiapkan surat pendapat kuasa hukum dan pembelaan yang tersusun baik, hukuman dapat dikurangi".
Sementara itu, Firma Hukum Daeryun mengoperasikan kantor hukum dengan basis di wilayah Seoul, Busan, Daegu, Incheon, Gwangju, Daejeon, Ulsan, Suwon, Changwon, Cheongju, Jeonju, Uijeongbu, Chuncheon, Jinju, dan Jeju. Firma ini memiliki banyak kasus keberhasilan memperoleh putusan bebas dalam penipuan voice phishing, dan pada setiap gugatan membentuk tim gugus tugas (TF) khusus yang terdiri dari pengacara spesialis per bidang, notaris hukum, dan staf hukum, sehingga memperoleh reputasi baik di industri melalui penanganan yang disesuaikan.
Keterangan lebih rinci dan pertanyaan dapat diperoleh melalui situs web resmi dan nomor utama Firma Hukum Daeryun.
[Foto = Pengacara Penanggung Jawab Firma Hukum Daeryun Sim Jae-guk]
(여동은 기자 deyuh@mydaily.co.kr)
Baca naskah asli berita - https://news.naver.com/main/read.nhn?mode=LSD&mid=sec&sid1=102&oid=117&aid=0003294636
Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat