Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2021-07-30

Belakangan, seiring kepergian para bintang akibat komentar jahat di dunia daring, ‘pencemaran nama baik siber’ menjadi bahan perbincangan. Pencemaran nama baik siber bukan sekadar cerita para tokoh terkenal saja.
Jika melihat ‘jumlah kejadian pencemaran nama baik dan penghinaan siber’ yang diumumkan Badan Kepolisian Nasional pada Oktober, dapat diketahui bahwa jumlahnya meningkat tajam dari 8.880 kasus pada 2014 menjadi 15.926 kasus tahun lalu. Republik Korea tengah dilanda pencemaran nama baik siber, penghinaan, dan sejenisnya yang berlangsung di dunia daring.
Dunia luring pun tak terkecuali. Ada kasus seseorang menderita karena foto yang diambil tanpa disadarinya dilabeli ‘00-chung’, ‘00-nam’, ‘00-nyeo’, dan sebagainya di dunia daring. Dalam kasus semacam ini, apa yang disebut ‘pembongkaran identitas’ membocorkan informasi pribadi seperti usia, pekerjaan, dan lingkungan tumbuh kembang, sehingga bahkan menimbulkan kerugian lanjutan yang menyulitkan kehidupan sehari-hari.
Berikut kasus yang dituturkan pengacara spesialis pidana Busan Firma Hukum Daeryun. #Ada kasus di mana terdakwa yang tidak puas dengan kelas klien A yang merupakan pengajar meluapkan ketidakpuasan melalui komentar di media sosial, dan meski A berusaha meluruskan kesalahpahaman, terdakwa mengabaikannya lalu mengirim pesan bernada mencela hingga ke kenalan media sosial pribadi A dan mengolok-olok klien A. A akibat perkara ini menderita insomnia, depresi, dan sebagainya akibat stres, dan seiring kabar menyebar cepat, terjadi kerugian lanjutan seperti pembatalan kelas tanpa memandang benar tidaknya fakta.
Saat itu, pengacara spesialis pidana yang menangani, dengan mempertimbangkan bobot perkara, mengajukan surat pengaduan ke pengadilan dengan ‘perkara pencemaran nama baik melalui penunjukan fakta palsu dan gangguan terhadap kegiatan usaha’, lalu mengumpulkan bukti yang efektif dan berdaya lawan, sehingga sebagai hasil respons berdasarkan fakta kerugian, majelis hakim menjatuhkan pidana denda 5 juta won kepada terdakwa, demikian dijelaskan.
Demikianlah, pencemaran nama baik atau penghinaan siber memiliki karakteristik kerugian yang besar dan sulit dipulihkan karena kecepatan penyebarannya tinggi dan diakses banyak orang tak tentu. Karena itu, para ahli menekankan, “Menunggu diam-diam agar situasi berlalu hanya akan memperburuk keadaan. Penting untuk menanggapi secara cepat dan pasti sejak awal guna mengurangi kerugian.” Ia juga menasihati, “Jika Anda menjadi pelaku tanpa disengaja akibat kekhilafan sesaat, terimalah bantuan pengacara spesialis pidana yang berpengalaman menangani banyak perkara.”
Sementara itu, Firma Hukum Daeryun yang tergolong firma hukum besar dengan sebaran di Seoul, Busan, Daegu, Incheon, Gwangju, Daejeon, Ulsan, Suwon, Changwon, Cheongju, Jeonju, Uijeongbu, Chuncheon, Jinju, Jeju, dan sebagainya, membuka kantor Seoul pada tanggal 25 lalu. Khususnya, pengacara spesialis per bidang seperti pengacara spesialis pidana, pengacara spesialis perdata, pengacara spesialis keluarga, dan pengacara spesialis perceraian melakukan konsultasi hukum.
Informasi lebih rinci dapat diperoleh di situs resmi.
Reporter Internet Electronic Newspaper, Hyeong In-u (inwoo@etnews.com)
Baca artikel asli - https://news.naver.com/main/read.nhn?mode=LSD&mid=sec&sid1=103&oid=030&aid=0002854444#
Sebelumnya
Terdakwa dengan Tuduhan Penganiayaan Mengakibatkan Kematian Dinyatakan 'Tidak Bersalah'...Contoh Pengacara Spesialis Pidana Busan Firma Hukum Daeryun (Perseroan Terbatas) Menarik Perhatian
Berikutnya
Firma Hukum Daeryun: 'Konflik Warisan dan Hak Waris Mutlak Meningkat akibat Menikah Lagi di Usia Senja, Perlu Bantuan Pengacara Spesialis Keluarga'
Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat