Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2024-08-19

Diperkirakan perseteruan asas hukum atas rencana penyehatan mandiri
Gwangjang, Lin, Daeryun, Hwahyeon maju sebagai kuasa hukum gugatan
Taepyeongyang mengedepankan pengacara spesialis pemulihan
Memberikan penasihat hukum kepada komite kreditor
Jipyong mendukung 'pemulihan korporasi TMON-WeMakePrice'
Firma-firma hukum, hingga sebelum komite pemulihan tanggal 30
Diperkirakan berhadapan soal efektivitas rencana penyehatan mandiri
Kasus keterlambatan penyelesaian 'TMON-WeMakePrice' (TMON, WeMakePrice) yang berpindah ke pengadilan berujung pada perseteruan asas hukum antara firma-firma hukum utama. Ketika komite kreditor yang akan bernegosiasi dengan TMON-WeMakePrice mengenai rencana restrukturisasi terbentuk dalam proses program Dukungan Restrukturisasi Mandiri (ARS) TMON-WeMakePrice, firma hukum besar seperti Taepyeongyang dan Gwangjang berturut-turut terjun sehingga menandakan tarik-menarik yang serius di dalam kelompok kreditor.
Lihat gambar besar
Menurut kalangan hukum pada tanggal 18, menjelang komite kreditor pertama yang digelar tertutup pada tanggal 13 lalu, Firma Hukum Gwangjang, Lin, Daeryun, Hwahyeon, dan lainnya mengajukan surat kuasa selaku kuasa hukum gugatan kreditor. Lin, Daeryun, dan lainnya adalah firma hukum yang sejak awal kasus meluncurkan pusat khusus, gugus tugas (TF), dan lainnya untuk berkomunikasi dengan pelaku usaha yang dirugikan dan perorangan. Kelompok kreditor konglomerat pun ikut dengan menunjuk firma hukum besar seperti Gwangjang.
Taepyeongyang dan lainnya mengajukan pendapat sebagai kuasa kreditor. Maksudnya, meski tidak secara resmi mengambil kuasa gugatan, mereka mewakili kepentingan kreditor sambil memberikan penasihat hukum kepada kreditor. Taepyeongyang diketahui memiliki pengacara spesialis pemulihan yang tergabung dalam 'Pusat Strategi Keuangan Masa Depan' yang dipimpin mantan wakil presiden Hana Bank Han Jun-seong, yang mewakili sejumlah kreditor anggota komite kreditor.
Saat ini kelompok kreditor pihak TMON terdiri atas SC First Bank, Simone Asset Management, dan lainnya, sedangkan kelompok kreditor pihak WeMakePrice terdiri atas SC First Bank, Korea Culture Promotion, dan lainnya. Karena kreditor sangat banyak, kemungkinan lebih banyak firma hukum bergabung ke depan besar.
TMON-WeMakePrice selaku debitur menunjuk Firma Hukum Jipyong saat mengajukan pemulihan korporasi ke pengadilan pada 29 Juli. Jipyong sejak dahulu menangani penasihat hukum Qoo10 Group, induk TMON-WeMakePrice. Di antara tim kuasa hukum Jipyong, pengacara Jang Pum (angkatan ke-39 Institut Riset dan Pelatihan Yudisial) dan pengacara Seo Dong-cheon (ujian pengacara ke-2) dikenal sebagai ahli pemulihan korporasi.
Namun, Jipyong tidak akan mengambil kuasa pengaduan dan pelaporan pidana terhadap jajaran manajemen seperti Direktur Qoo10 Group Ku Young-bae, Direktur TMON Ryu Kwang-jin, dan direktur bersama WeMakePrice Ryu Hwa-hyeon. Tanggapan perkara pidana Direktur Ku dikabarkan ditangani secara terpisah oleh Firma Hukum Hwawoo.
TMON-WeMakePrice pada komite kreditor pertama mengajukan rencana penyehatan mandiri yang menjadikan 100 ribu kreditor kecil dengan kerugian 2 juta won atau kurang (TMON 40 ribu orang, WeMakePrice 60 ribu orang) sebagai objek pelunasan prioritas, tetapi pengadilan pada dasarnya menolaknya. Kepala Pengadilan Pemulihan Seoul Ahn Byeong-wook dikabarkan menyatakan pandangan kritis dengan mengangkat 'asas kesetaraan' dalam proses pemulihan. Kepala pengadilan Ahn dikabarkan menyampaikan sikap di komite, "Piutang yang sama, tetapi dilunasi lebih dahulu dengan alasan bernilai kecil, sedangkan kreditor bernilai besar tidak dilunasi atau waktu pelunasannya terlambat, bertentangan dengan asas kesetaraan."
Hingga sebelum komite kedua pada tanggal 30 mendatang, diperkirakan pergulatan pemikiran antarfirma hukum akan berlangsung sengit seputar efektivitas rencana penyehatan mandiri. TMON-WeMakePrice bermaksud menerima penunjukan pengadilan dan kreditor lalu terlebih dahulu mencari cara normalisasi perusahaan. Namun, para kreditor skeptis terhadap kemungkinan pengamanan dana investasi hingga akhir bulan ini. Seorang pengacara yang mewakili pelaku usaha yang dirugikan menunjukkan, "Bila tidak muncul investor yang menyuntikkan dana yang cukup, baik pendirian badan hukum baru maupun rencana pemulihan sama-sama tidak jelas."
Sementara itu, kreditor yang tidak terpilih menjadi anggota komite dikabarkan tengah mengkaji pengajuan pengaduan konstitusional atas kelalaian administratif dan kelalaian legislatif administratif terhadap Komisi Jasa Keuangan, Badan Pengawas Keuangan Korea Selatan, dan Kementerian UMKM dan Rintisan.
[Baca artikel selengkapnya] - Saat bobot kelompok kreditor TMON-WeMakePrice membesar…firma hukum besar pun ikut bertempur (kunjungi tautan)
Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat