Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2025-01-02

Terhadap seorang pria berusia 40-an yang dikenai dugaan menyebabkan kecelakaan secara sengaja lalu menggelapkan uang asuransi, dijatuhkan keputusan tidak terbukti bersalah.
Menurut kalangan hukum pada tanggal 2, Kejaksaan Distrik Busan baru-baru ini menjatuhkan keputusan tidak menuntut terhadap A (44) yang dikenai dugaan pelanggaran Undang-Undang Khusus Pencegahan Penipuan Asuransi.
A pada Agustus tahun lalu mengendarai sepeda motor di sebuah persimpangan empat di Busan lalu bertabrakan dengan sebuah kendaraan.
Setelah itu, A menuntut uang asuransi kepada perusahaan asuransi dengan dalih biaya pengobatan.
Namun, perusahaan asuransi mendalilkan penipuan asuransi dengan alasan banyaknya riwayat kecelakaan A di masa lalu dan mengadukan A ke polisi.
Dalilnya adalah, "Saat kecelakaan, A melirik-lirik ke sekeliling sehingga cukup menyadari fakta bahwa kendaraan sedang mendekat, tetapi tidak menghindar dan justru memancing tabrakan," dan "di masa lalu pun ia sering menyebabkan kecelakaan tipe seperti ini."
Namun, dalam pemeriksaan Kejaksaan Korea Selatan, pihak A menyangkal dugaan itu dengan menyatakan tidak menyebabkan kecelakaan secara sengaja.
Ia mengajukan dasar seperti bahwa ia telah lama berkecimpung dalam usaha pengantaran sehingga kemungkinan terjadinya kecelakaan lalu lintas mau tidak mau lebih tinggi dibandingkan pengemudi lain.
Kejaksaan Korea Selatan memandang bahwa penyebab kecelakaan ada pada pihak lawan dan menilai tidak ada kesengajaan pada perbuatan A, sehingga menjatuhkan keputusan tidak menuntut.
Kuasa hukum A, Pengacara Firma Hukum Daeryun Kim Kyung-hwan, menjelaskan, "Meskipun A tidak menuntut uang asuransi dengan menipu perusahaan asuransi, ia bahkan harus menjalani pemeriksaan Kejaksaan Korea Selatan atas dugaan penipuan," dan "dalam perkara kali ini kecelakaan terjadi akibat kelalaian kendaraan lawan, dan yang terpenting A telah melakukan segala tindakan yang mampu ia lakukan, seperti mengaktifkan rem."
Ia menambahkan, "Mengingat karakteristik pekerjaan A, meskipun kecelakaan tipe yang sama berjumlah banyak, tidak dapat dipastikan bahwa semuanya adalah penipuan asuransi," dan "khususnya karena A tidak pernah melebih-lebihkan kerugian demi menerima uang damai atau uang asuransi bernilai besar, kami berupaya mengungkap bagian yang tidak adil baginya."
[Baca artikel selengkapnya]
Perusahaan asuransi yang menyebut 'penipuan' saat diajukan biaya pengobatan kecelakaan lalu lintas..pengemudi pengantaran berusia 40-an 'tidak terbukti bersalah' (kunjungi)
Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat