Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2025-02-19

Menetapkan titik waktu acuan pembagian harta bersama saat perceraian adalah hal yang sangat penting. Sebab, harta yang dimiliki masing-masing pada titik waktu acuan itulah yang menjadi objek pembagian (harta objek pembagian).
Pengadilan berpandangan ①"pada prinsipnya, harta yang menjadi objek pembagian dan jumlahnya ditetapkan berdasarkan tanggal penutupan pembelaan pemeriksaan fakta dalam gugatan perceraian", sekaligus ②"untuk hal yang mudah dikonsumsi atau disembunyikan seperti uang, dan berpotensi terjadi penjumlahan ganda apabila titik waktu acuannya berbeda, objek pembagian dan jumlahnya ditetapkan berdasarkan titik waktu hancurnya hubungan perkawinan".
① apabila diuraikan dengan mudah adalah sebagai berikut. Pertama, 'pemeriksaan fakta' dalam sistem tiga tingkat peradilan negara kita adalah tingkat pertama dan kedua. Majelis hakim tingkat pertama dan kedua memahami hubungan fakta berdasarkan dalil dan bukti yang diajukan kedua belah pihak, menetapkan bahwa suatu 'fakta' yang menjadi objek penilaian hukum itu ada, lalu melakukan penilaian hukum atas dasar itu. Artinya, karena dapat menilai 'fakta', maka disebut 'pemeriksaan fakta'.
Sebaliknya, Mahkamah Agung Korea Selatan sebagai tingkat ketiga hanya menilai 'hukum' tanpa menyentuh 'fakta' yang telah ditetapkan pada 'pemeriksaan fakta'. Yakni hanya melakukan sekali lagi penelaahan hukum atas penilaian 'pemeriksaan fakta'. Oleh karena itu, tingkat ketiga disebut pula 'pemeriksaan hukum'.
Artinya, apabila gugatan perceraian berlanjut sampai tingkat kedua, hari sidang pembelaan terakhir tingkat kedua (tanggal penutupan pembelaan) dijadikan titik waktu acuan pembagian harta bersama; apabila berhenti di tingkat pertama, hari sidang pembelaan terakhir tingkat pertama.
② pun mari kita uraikan dengan mudah. 'Titik waktu hancurnya hubungan perkawinan' secara harfiah berarti titik waktu ketika hubungan perkawinan antara suami istri pecah sedemikian rupa sehingga tidak dapat dipulihkan lagi. Ini berbeda pada setiap perkara, tetapi umumnya saat salah satu pihak mengajukan gugatan perceraian dipandang sebagai titik waktu hancurnya. Saat mulainya pisah ranjang pun terkadang dipandang sebagai titik waktu hancurnya.
Untuk uang yang mudah dikonsumsi atau disembunyikan, yang paling khas seperti aset keuangan berupa simpanan bank, titik waktu pengajuan gugatan perceraian (saat surat gugatan diterima pengadilan) dijadikan titik waktu acuan pembagian harta bersama.
Mari ambil contoh konkret. Misalkan pada saat mengajukan gugatan perceraian A memiliki apartemen senilai 1 miliar won. Ketika harga pasar apartemen ini mencapai 1,5 miliar won pada tanggal penutupan pembelaan pemeriksaan fakta, berapa nilai apartemen ini dalam pembagian harta bersama?
Jawabannya 1,5 miliar won. Sebab, objek pembagian harta bersama dan jumlahnya pada prinsipnya ditetapkan berdasarkan tanggal penutupan pembelaan pemeriksaan fakta.
Lalu bagaimana bila A menjual apartemen tersebut seharga 1,2 miliar won di tengah gugatan? Berdasarkan tanggal penutupan pembelaan pemeriksaan fakta, karena A bukan pemilik apartemen, apartemen tersebut tidak dapat dipandang sebagai harta objek pembagian. Namun, dalam hal ini A dapat dipandang memiliki harta objek pembagian sebesar 1,2 miliar won yang setara dengan hasil penjualan apartemen.
Selanjutnya, pada saat mengajukan gugatan perceraian A memiliki simpanan bank 1 miliar won, dan jumlah simpanan ini membengkak hingga 1,5 miliar won pada tanggal penutupan pembelaan pemeriksaan fakta. Lalu berapa jumlah simpanan yang menjadi objek pembagian?
Jawabannya 1 miliar won. Sebab, titik waktu acuan pembagian aset keuangan umumnya dipandang sebagai titik waktu pengajuan gugatan perceraian.
Dengan cara seperti ini, proses menimbang satu per satu apakah berbagai harta individual seperti real estat, kendaraan, simpanan, asuransi, dan saham dimasukkan atau dikecualikan dari objek pembagian menurut titik waktu acuan, serta berapa nilainya, itulah inti pembagian harta bersama.
Tim Usaha Kecil dan Menengah
[Baca artikel selengkapnya]
Mengapa titik waktu acuan pembagian harta bersama penting saat gugatan perceraian? (Kunjungi tautan)
Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat