Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2025-09-05

'Kebetulan buruk' KT…kontroversi 'pemusnahan server' dugaan peretasan
[Pembawa Acara]
Pada saat seperti ini, di Kota Gwangmyeong, Provinsi Gyeonggi, terjadi kerugian massal berupa raibnya ratusan ribu won melalui pembayaran mikro dari ponsel beberapa orang pada dini hari.
Karena berkaitan dengan insiden peretasan operator telekomunikasi yang mencuat belakangan ini, perhatian terpusat pada hasil penyidikan polisi.
Sekitar 20 korban dikatakan semuanya adalah pengguna KT, dan khususnya terkait insiden peretasan kali ini, dugaan bahwa server KT dimusnahkan sempat pula diangkat di Majelis Nasional.
Dalam situasi para operator telekomunikasi menyangkal peretasan itu sendiri, ditambah pula dugaan pemusnahan server yang dapat menjadi bukti kunci, sehingga menimbulkan gejolak.
Wartawan Cho Seul-gi melaporkan.
[Wartawan]
Ketua Komite Sains, Teknologi, Informasi, Penyiaran, dan Komunikasi Choi Min-hee mengecam keras perilaku KT dan LG Uplus yang tidak melapor secara sukarela meskipun dugaan peretasan telah diangkat.
[Choi Min-hee / Ketua Komite Sains, Teknologi, Informasi, Penyiaran, dan Komunikasi Majelis Nasional : Para operator telekomunikasi ini memandang Kementerian Sains dan TIK Republik Korea, memandang KISA (Korea Internet & Security Agency) sebagai apa sampai melakukan tindakan seperti ini….] Ia lalu mengangkat dugaan pemusnahan server KT dan meminta agar ada tidaknya kesengajaan diselidiki secara menyeluruh.
[Choi Min-hee / Ketua Komite Sains, Teknologi, Informasi, Penyiaran, dan Komunikasi Majelis Nasional : Katanya untuk kasus KT, servernya dimusnahkan. (Ryu Je-myung, Wakil Menteri Kedua Kementerian Sains dan TIK) Ya, fakta itu pun sudah kami konfirmasi.] [Choi Min-hee / Ketua Komite Sains, Teknologi, Informasi, Penyiaran, dan Komunikasi Majelis Nasional : Justru pada saat ini, ini kan hal yang agak aneh. 'Jangan-jangan mereka melakukan itu untuk menghapus jejak peretasan?
' Karena dugaan seperti ini bisa saja timbul….] Muncul pula suara organisasi masyarakat sipil yang mendesak agar hubungan faktanya diklarifikasi secara jelas dari sisi perlindungan pengguna.
[Han Seok-hyun / Kepala Ruang Mediasi Warga YMCA Seoul : Jika Kementerian Sains dan TIK selaku kementerian penanggung jawab memiliki keterbatasan dalam menyelidiki, maka keterbatasan itu hendaknya diatasi dengan Komisi Perlindungan Informasi Pribadi menafsirkan Undang-Undang Perlindungan Informasi Pribadi secara aktif untuk menangani kerugian kebocoran insiden semacam ini….] Server merupakan bukti kunci yang memuat jalur penyusupan peretas, kode berbahaya yang digunakan, jenis data yang bocor, dan sebagainya.
Jika dimusnahkan secara sengaja, hal itu dapat terlihat sebagai upaya penghilangan bukti.
[Son Gye-jun / Pengacara Firma Hukum Daeryun : (Perkaranya) harus dilihat dengan memilah-milahnya. Perlu ditelaah siapa sebenarnya yang bertanggung jawab dan bukti, lalu harus dipastikan siapa yang memusnahkan bukti.] KT menyatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan penyelidikan pemerintah, tetapi tidak memberikan jawaban yang jelas atas dugaan terkait.
Sementara itu, di Gwangmyeong, Provinsi Gyeonggi, kasus raibnya ratusan ribu won melalui pembayaran mikro dari ponsel sekitar 20 pengguna KT telah dilaporkan ke polisi dan penyidikannya sedang berlangsung.
Cho Seul-gi dari SBS Biz.
Cho Seul-gi, wartawan (skcho@sbs.co.kr)
[Baca naskah lengkap artikel]
Warga Gwangmyeong pengguna KT geger…kontroversi 'pemusnahan server' dugaan peretasan (kunjungi)Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat