Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2025-09-10

[Wawancara] Pengacara Amerika Serikat Kim Mi-a dari Firma Hukum Daeryun (Perseroan Terbatas)
Seiring baru-baru ini terjadi insiden penahanan sekitar 300 pekerja Korea atas dugaan tinggal secara ilegal di Amerika Serikat, perubahan kebijakan imigrasi dan visa muncul sebagai risiko manajemen yang penting dalam ekspansi perusahaan ke luar negeri. Bagi perusahaan Korea yang mengalihkan pandangan ke pasar global, pengelolaan tenaga kerja yang stabil dan kepatuhan terhadap hukum setempat penting
Pada tanggal 10, Pengacara Amerika Serikat Kim Mi-a dari Firma Hukum Daeryun (Perseroan Terbatas) menemukan akar penyebab insiden ini pada 'kebijakan penguatan penindakan penghuni ilegal pemerintahan Trump'. Ia menyoroti kenyataan bahwa penerbitan visa kerja yang sah, seperti visa kerja profesional (H-1B) dan visa penugasan (L1 dan E2), sangat rumit dan memakan waktu lama
Pengacara Kim mengatakan, "Visa H-1B, sekalipun lolos undian, memerlukan 3 hingga 4 bulan hingga diterbitkan, dan visa L1 atau E2 pun sulit diterbitkan karena harus memenuhi persyaratan yang rumit seperti pembuktian keahlian; itulah kenyataannya."
Ia menyinggung pembentukan 'visa kerja profesional khusus warga Korea (visa E4)' yang dibahas di sebagian kalangan. Visa E4 bertujuan membantu penempatan kerja sah tenaga ahli Korea di Amerika Serikat dan memperbaiki lingkungan investasi perusahaan Korea di Amerika Serikat, tetapi pelegalannya belum terwujud. Pengacara Kim mengatakan, "
Pengacara Kim khususnya menekankan masalah visa perusahaan mitra kecil dan menengah yang berekspansi bersama perusahaan besar. Sebabnya, usaha kecil dan menengah yang tenaga kerja dan sumber dayanya terbatas lebih rentan terhadap masalah visa dan juga kurang memiliki kemampuan untuk menghadapi hukum setempat.
Ia menyarankan, "Karena situasi tiap perusahaan berbeda, kesesuaian terhadap persyaratan visa pun dapat berbeda," dan menambahkan, "Pengajuan yang seragam tanpa mempertimbangkan hal ini dapat berujung pada risiko hukum." Ia juga menambahkan peringatan bahwa karena tinggal secara ilegal merupakan objek penindakan yang ketat, sulit terhindar dari pengusiran paksa atau hukuman.
Insiden ini kembali menegaskan kepada perusahaan yang bermimpi berekspansi ke luar negeri bahwa mengelola risiko dengan telaah hukum yang menyeluruh, disertai kewaspadaan terhadap masalah visa, adalah hal yang esensial.
Wartawan Hwang Jeong-won (jwhwang@mt.co.kr)
[Baca artikel selengkapnya]
Risiko visa Amerika Serikat dilihat dari insiden penahanan 300 orang… kemungkinan pembentukan 'visa E4' (kunjungi)
Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat