Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2026-02-23

Para pengguna Coupang yang mengalami kebocoran data pribadi berskala besar mengajukan gugatan terhadap Coupang.
Gugatan kelompok dimulai di dalam negeri sekaligus di Amerika Serikat sehingga menuai banyak perhatian.
Reporter Gil Jae-seob meliput dari Seoul.
Firma hukum dalam negeri yang lebih dahulu mengajukan pengaduan pidana terhadap Coupang memulai gugatan ganti rugi bersifat hukuman di AS bersama dengan gugatan perdata dalam negeri.
Gugatan kelompok di AS memiliki perbedaan besar dengan gugatan dalam negeri dalam hal besaran ganti rugi.
{Kim Guk-il/Direktur Manajemen Firma Hukum Daeryun (Perseroan Terbatas)/Atas kebocoran data pribadi akibat kelalaian berat, besaran ganti rugi dapat dinaikkan secara eksponensial dalam makna penghukuman yang bersifat menghukum. Besaran ganti rugi mulai dari ratusan miliar dolar hingga beberapa triliun pun muncul secara bersifat hukuman.}
Tim investigasi gabungan pemerintah dan swasta dalam negeri mengumumkan kebocoran data pribadi Coupang sebanyak 33,67 juta kasus.
Namun, terungkap bahwa halaman daftar alamat pengiriman yang memuat data pribadi keluarga atau kenalan serta kata sandi pintu masuk bersama dan lainnya juga diakses sebanyak 148 juta kali, sehingga skala kebocoran bisa menjadi lebih besar.
{Choi Woo-hyeok/Kepala Kantor Kebijakan Jaringan Perlindungan Informasi Kementerian Sains dan TIK/Ini jelas merupakan masalah pengelolaan. Tampaknya sulit dipandang sebagai serangan yang tercanggih.}
Pada gugatan kelompok para korban Coupang yang berlangsung di AS, para pengguna dalam negeri pun dapat ikut serta.
Pendaftaran dapat dilakukan tanpa biaya melalui banner situs firma hukum SJKP New York yang merupakan mitra firma hukum dalam negeri.
{Kim Guk-il/Direktur Manajemen Firma Hukum Daeryun (Perseroan Terbatas)/Para pendaftar class action (gugatan kelompok) dapat terus bergabung tambahan sampai pengadilan memutuskan. Saat ini sudah lebih dari 7.000 orang.}
Gugatan kelompok para pengemudi pengantar Coupang juga dimulai terpisah dari para pengguna.
Data pribadi para pengemudi Coupang bocor sekitar tahun 2021 dengan skala seluruhnya 135.000 orang.
{Gu Gyo-hyeon/Ketua Cabang Rider Union Serikat Pekerja Transportasi dan Layanan Publik/Ini tidak bisa tidak disebut sebagai bukti yang teramat jelas bahwa perusahaan sama sekali tidak mengemban tanggung jawab dan sama sekali tidak menyiapkan langkah apa pun atas masalah keamanan terkait kebocoran data pribadi.}
Pihak Coupang menjanjikan pencegahan berulangnya kebocoran data pribadi pada bulan November 2024, tetapi hanya dalam kurun setahun 33 juta data pribadi bocor.
Perhatian terhadap gugatan dalam dan luar negeri yang akan memilah tanggung jawab Coupang atas hal ini diperkirakan akan semakin tinggi ke depan.
Dari Seoul, KNN Gil Jae-seob.
Peliputan video Park Eon-guk
[Baca artikel selengkapnya]
Perhatian terhadap gugatan kelompok korban kebocoran data pribadi Coupang (Kunjungi tautan)
Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat