Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2026-05-11

Belakangan ini pasar hukum menuntut lebih dari sekadar perwakilan sengketa hukum, yakni layanan yang erat dan keahlian tingkat tinggi. Firma Hukum Daeryun menunjukkan kekuatannya sebagai firma hukum besar dengan terus bertumbuh tanpa goyah di tengah masa penuh gejolak ini. Tahun lalu Daeryun mencatat pendapatan sekitar 130 miliar won Korea Selatan dan menempati peringkat kesembilan industri firma hukum selama dua tahun berturut-turut. Angka ini meningkat sekitar 15,4% dibandingkan tahun sebelumnya (112,6 miliar won Korea Selatan), dan merupakan laju pertumbuhan tertinggi kedua di antara firma hukum besar dalam negeri setelah Sejong (18,0%).
Di balik pertumbuhan pesat semacam ini terdapat inovasi dan praktik yang berani. Daeryun secara proaktif mewujudkan legal technology (layanan hukum berbasis data dan algoritma) melalui aplikasi ‘AI Daeryun’ dan ‘MY Daeryun’ yang dikembangkan sendiri. Selain itu, sebagai yang pertama di industri, Daeryun memperkenalkan ‘sistem jaminan mutu litigasi (訟務, yakni konsultasi hukum dan gugatan)’ yang mengembalikan biaya jasa apabila layanan tidak memuaskan, serta memimpin gugatan kelompok di Pengadilan Federal New York bersama firma hukum mitra Amerika Serikat, SJKP. Berdasarkan hal ini, Daeryun menciptakan standar baru tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di pasar global.
Kim Guk-il, perwakilan manajemen Daeryun, mengatakan, “Pertumbuhan yang berkelanjutan merupakan hasil dari terpadunya kepuasan dan kepercayaan klien terhadap layanan hukum bermutu tinggi yang selama ini diupayakan Daeryun.”
-Daeryun mempertahankan posisi sebagai ‘firma hukum peringkat kesembilan’ selama dua tahun berturut-turut. Laju pertumbuhannya pun sangat menonjol, apa rahasianya?
“Sejak awal berdiri, Daeryun tidak berhenti pada sekadar perluasan lahiriah, tetapi berfokus menangkap dua sasaran sekaligus, yaitu profitabilitas dan efisiensi. Indikator yang patut diperhatikan adalah ‘pendapatan per pengacara’, yang disebut sebagai ukuran manajemen yang solid. Pendapatan per pengacara Daeryun sekitar 540 juta won Korea Selatan, setara peringkat ketujuh di antara firma hukum besar dalam negeri. Ini dua tingkat lebih tinggi daripada peringkat pendapatan keseluruhan. Ini adalah indikator kasat mata yang menunjukkan betapa padatnya layanan yang diberikan oleh anggota Daeryun.”
-Sinergi dengan firma hukum Amerika Serikat, SJKP, sangat mencolok. Saya mendengar ada pertimbangan yang mendalam dalam proses pengumuman kinerja.
“Kami membahas secara mendalam di internal apakah akan mengumumkan kinerja firma hukum mitra Amerika Serikat, SJKP, dengan mengaitkannya pada pendapatan dalam negeri. Setelah menimbang, tahun ini kami memutuskan hanya memisahkan dan mengungkap pendapatan firma hukum Korea. Kami berhati-hati karena hal itu berpotensi terlihat sebagai pameran lahiriah. Namun, karena tidak mengungkap kinerja dapat menimbulkan kecurigaan yang tidak perlu, kami memilih cara pengungkapan yang transparan. Mulai tahun depan, meskipun Daeryun dan SJKP merupakan badan hukum terpisah, kami juga secara aktif mempertimbangkan opsi untuk mengungkapkannya bersama-sama.”
-Terutama gugatan kelompok yang diajukan terhadap kantor pusat Coupang di Amerika Serikat pada akhir tahun lalu menarik perhatian. Daeryun dan SJKP adalah satu-satunya firma hukum yang menjalankan litigasi langsung di Amerika Serikat, apa yang mendorong Anda bertindak aktif?
“Titik awalnya adalah keterdesakan yang saya rasakan, sebelum sebagai pengelola, sebagai seseorang yang mengalami kebocoran data pribadi dari platform perdagangan elektronik Coupang. Untuk mengatasi keterbatasan litigasi dalam negeri, kami memanfaatkan secara strategis class action Amerika Serikat (Class Action·gugatan kelompok) dan sistem ganti rugi yang bersifat menghukum. Di dalam negeri hanya peserta gugatan yang memperoleh pemulihan, tetapi di Amerika Serikat hak dan kepentingan seluruh korban pun dapat terlindungi. Melalui penanganan di Pengadilan Federal Amerika Serikat, kami secara nyata membuktikan kapabilitas lintas batas (Cross border·transaksi yang melampaui batas negara) Daeryun yang bergerak tanpa batas negara."
-Seiring makin seringnya perusahaan masuk-keluar pasar dan menangani tarif, kapabilitas manajemen risiko di bidang lintas batas muncul sebagai tugas utama firma hukum. Apa keunggulan kompetitif yang diandalkan Daeryun di bidang ini?
“Inti manajemen risiko lintas batas adalah ‘sistem kolaborasi satu pintu dua arah’ yang memadukan keahlian Daeryun dan firma hukum mitra di New York, SJKP. Ketika perusahaan dalam negeri masuk ke Amerika Serikat, kami mengemban peran dukungan pendirian badan hukum dan pemeriksaan risiko perpajakan. Sebaliknya, ketika perusahaan Amerika Serikat mendarat di pasar Korea, kami menyediakan paket yang disesuaikan agar mereka dapat menetap secara stabil, sekaligus mengelola risiko hukum dan manajemen kedua negara. Untuk menghadapi situasi ketidakpastian global yang meningkat, kami juga mengoperasikan ‘Gugus Tugas Penanganan Krisis Kompleks Global (Task Force·organisasi khusus)’ bersama SJKP. Belakangan ini perusahaan lebih menitikberatkan pada mempertahankan bisnis yang ada dan manajemen risiko daripada investasi baru. Sesuai dengan itu, kami menempatkan para ahli praktik dari kedua negara di garis depan dan berfokus pada penyajian strategi yang erat, melampaui sekadar konsultasi. Keunggulan terbesar Daeryun adalah bahwa para ahli setempat bekerja secara langsung dan mencakup hingga penyelesaian sengketa nyata seperti restrukturisasi dan kepailitan."
-Melalui AI Daeryun dan MY Daeryun yang dikembangkan sendiri, Daeryun juga memimpin di pasar legal technology. Perubahan apa yang diberikan kecerdasan buatan (AI) pada lapangan layanan hukum yang sesungguhnya?
“Pasar hukum di seluruh dunia sudah tengah tertata ulang dengan berpusat pada teknologi. Daeryun pun terus meningkatkan AI Daeryun mengikuti arus ini. Kami melatihnya agar mampu menganalisis secara cermat yurisprudensi dan kasus kemenangan yang sangat banyak dan terakumulasi setiap tahun, melampaui sekadar pencarian informasi. Dengan AI mendukung pencarian yurisprudensi, analisis data, dan penyusunan dokumen, para pengacara dapat lebih berfokus pada penyusunan strategi hukum dan komunikasi dengan klien. Melalui hal ini, kami dapat memperbaiki struktur biaya tinggi layanan hukum sekaligus meningkatkan aksesibilitas konsumen.”
-Pada paruh kedua tahun lalu, Daeryun menjadi firma hukum dalam negeri pertama yang memperkenalkan sistem jaminan mutu litigasi. Apa latar belakang kebijakan pengembalian dana yang tidak lazim ini?
“Kami ingin membenahi praktik keliru sebagian kalangan hukum yang sebelum menerima perkara menjanjikan seolah akan menyelesaikan semua masalah, tetapi setelah kontrak justru tidak berkomunikasi dan konsisten dengan pembelaan yang tidak sungguh-sungguh. Sistem jaminan mutu litigasi adalah janji bahwa Daeryun akan bertanggung jawab sampai akhir atas mutu layanan hukum yang diberikannya. Kami menuangkan secara tertulis sistem pengembalian biaya jasa sesuai kriteria yang ditetapkan apabila layanan tidak memuaskan. Ini juga merupakan filosofi manajemen Daeryun yang teguh menjadikan kepercayaan klien sebagai nilai utama. Ini bukan sekadar jaminan pengembalian dana, melainkan ungkapan tekad kuat untuk memberikan layanan bermutu tinggi yang tidak memerlukan pengembalian dana.”
-Apa rahasia tingginya kepuasan klien meskipun menangani perkara dalam jumlah sangat besar?
“Data praktik yang sangat banyak dan terakumulasi dari menangani lebih dari 15.000 perkara per tahun merupakan keunggulan kompetitif inti Daeryun. Dengan pertimbangan bahwa membesarnya skala penanganan perkara dapat membuat pengelolaan klien terabaikan, tahun lalu kami membentuk Divisi Manajemen Litigasi. Divisi ini mengemban peran menara kendali yang mencegah sejak dini pembelaan yang buruk dan komunikasi yang terlewat. Hasil survei terhadap sekitar 3.800 klien yang benar-benar mempercayakan perkaranya kepada Daeryun menunjukkan lebih dari 98% menjawab ‘puas’. Umpan balik negatif dari sebagian kecil pun kami cerminkan secara ketat dalam penilaian kinerja pengacara, sehingga kami mengupayakan sepenuhnya pencegahan terulangnya hal itu dan manajemen mutu.”
-Seperti apa model firma hukum masa depan dan strategi global yang digambarkan Daeryun?
“Strategi global Daeryun sudah melampaui slogan deklaratif dan berada di jalur yang nyata. Dengan capaian kasat mata dan pengetahuan yang diperoleh di pasar Amerika Serikat, kami berencana menyelesaikan jaringan global yang menghubungkan Asia dan Eropa. Kami berencana masuk ke kota-kota basis utama seperti Tokyo di Jepang, Shanghai di Tiongkok, dan London di Inggris untuk mewujudkan layanan hukum bermutu tinggi tanpa batas negara. Melampaui sekadar persaingan peringkat, di mana pun di seluruh dunia kami akan menjaga hak dan kepentingan klien dengan data praktik yang terakumulasi dan sistem inovasi Daeryun.”
-Apa yang ingin Anda sampaikan?
“Pertumbuhan pesat Daeryun adalah hasil dari inovasi yang terus dijalankan semata-mata dari sudut pandang klien, tanpa terikat pada praktik lama kalangan hukum yang usang. Kami ingin menjadi mitra hukum yang tepercaya dan andal, tempat siapa pun dapat mengetuk pintu dengan paling nyaman, bukan sekadar firma hukum berukuran besar. Kami akan bertumbuh menjadi firma hukum berstandar global yang berpikir dari sudut pandang klien dan menjadi yang terdepan dalam perlindungan hak dan kepentingan yang nyata.”
[Baca Artikel Selengkapnya]
Bertumbuh pesat lewat inovasi alih-alih praktik lama… "Akan menjadi firma hukum yang mudah diketuk siapa pun" (Kunjungi)
Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat