Bidang Praktik
Reservasi Konsultasi

2026-08-14

- Diversifikasi intensitas komunikasi dan aktivitas pembelaan preventif··· Menetapkan standar litigasi 'yang mengharukan klien'
- Daeryun "Akan menghadirkan litigasi berbeda yang membuat klien benar-benar tenang"
Firma Hukum Daeryun pada tanggal 14 mengumumkan bahwa mereka menjalankan 'Kampanye Layanan Hukum Menenangkan 5-STEP' yang berkomunikasi erat dengan klien di sepanjang proses, mulai dari penerimaan perkara hingga setelah penyelesaian.
Kampanye ini disiapkan sebagai bagian dari sistem mutu litigasi yang tengah dijalankan untuk memberikan layanan hukum yang sistematis dan jelas kepada klien yang merasa cemas akibat sengketa hukum. Sistem mutu litigasi adalah sistem di mana firma hukum sendiri bertanggung jawab atas mutu layanan hukum, antara lain menjamin tindakan koreksi dan pengembalian biaya jasa saat layanan tidak memuaskan; sistem ini pertama kali diperkenalkan Daeryun di industri pada tahun lalu dan tengah dijalankan.
Firma Hukum Daeryun berencana menaikkan standar layanan hukum satu tingkat dengan merumuskan 5 pedoman perilaku inti yang mengharukan klien dan menerapkannya di lapangan litigasi yang nyata.
Layanan Hukum Menenangkan 5-STEP yang diajukan Daeryun secara garis besar terdiri dari ▲sapaan awal yang cepat, ▲komunikasi aktif, ▲pelaksanaan yang teliti, ▲sikap percaya diri dan proaktif, serta ▲penyelesaian yang bertanggung jawab.
Pertama, prosedur respons awal ditetapkan dengan standar konkret agar informasi perkara tersampaikan lengkap kepada klien. Begitu perkara dibagikan, pada prinsipnya pengacara penanggung jawab menyampaikan sapaan awal pada hari itu juga; bila penanggung jawab berganti, sapaan penugasan ulang dilakukan dalam 1 hari, dan pertemuan kick-off dilakukan dalam 3 hari kerja.
Intensitas komunikasi selama proses perkara pun ditingkatkan. Bila ada kemajuan perkara—seperti penerimaan dokumen dari pihak lawan atau kontak dari penyidik—hal itu langsung dibagikan; bahkan saat tidak ada perkembangan khusus, pihak firma menghubungi lebih dulu setidaknya sekali setiap dua minggu untuk menginformasikan situasi terkini secara transparan.
Standar tersendiri juga ditetapkan untuk meningkatkan kesempurnaan penanganan perkara. Seluruh perkembangan pekerjaan dicatat dengan teliti pada sistem internal dan dibagikan kepada klien, serta akurasi pelaksanaan litigasi ditingkatkan, misalnya dengan menyerahkan draf dokumen paling lambat 1 minggu sebelum tanggal sidang guna menjamin waktu peninjauan yang cukup.
Sikap proaktif pengacara penanggung jawab yang memimpin perkara juga dijadikan prinsip pelaksanaan penting. Bila tanggal sidang belum ditetapkan, pengacara secara preventif mengajukan permohonan penetapan tanggal sidang; bila penyidikan tertunda, ia berkomunikasi langsung dengan penyidik—menjalankan aktivitas pembelaan aktif agar proses berjalan tanpa hambatan. Khususnya dalam perkara pengurusan perdamaian, siklus kontak dan pelaporan dijanjikan di muka, dan pada hari sidang saat klien hadir, ditawarkan pertemuan pendahuluan 30 menit sebelumnya untuk meredakan secara cermat ketegangan dan kecemasan menjelang sidang.
Prosedur setelah pembacaan putusan pun diperkuat secara bertanggung jawab dengan tujuan mengharukan klien. Sejak segera setelah putusan hingga saat penyampaian salinan putusan, dilakukan pengarahan rinci tentang hasil sidang, manfaat banding, prosedur keberatan ke depan, hingga perhitungan jumlah pembayaran—menjaga hak klien hingga akhir.
Direktur Utama Firma Hukum Daeryun, Kim Kook-il, mengatakan, "Ketika klien mencari pengacara, mereka sudah berada di masa paling sulit dan cemas dalam hidupnya," dan "melalui 'Kampanye Layanan Hukum Menenangkan 5-STEP' ini, kami akan memapankan sistem litigasi khas Daeryun yang berbeda, yang membuat klien benar-benar percaya dan terharu sejak prosesnya, melampaui sekadar menang atau kalah perkara."
[Baca Artikel Selengkapnya]
"Menjawab Lebih Dulu Sebelum Ditanya"··· Daeryun Menggelar 'Kampanye Layanan Hukum Menenangkan 5-STEP' (Kunjungi)Semua bidang Sekilas pandang
1/0
Reservasi Konsultasi Kunjungan
Jika ada masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis Litigasi yang melibatkan warga asing di kantor terdekat